Netral English Netral Mandarin
10:24wib
Pemerintah Indonesia kritik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang luput menyoroti kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di negara-negara maju. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin pada Sabtu (25/9/2021) dini hari.
Banyak Tempat Tak Memadai, Bekasi Buka Lokasi Isolasi Mandiri Terpusat

Rabu, 28-Juli-2021 14:09

Salah satu ruangan di tempat isolasi terpusat yang diperuntukkan untuk karyawan atau pekerja di Kawasan Industri.
Foto : Netralnews/Widita Fembrian
Salah satu ruangan di tempat isolasi terpusat yang diperuntukkan untuk karyawan atau pekerja di Kawasan Industri.
8

CIKARANG, NETRALNEWS.COM - Kasus Covid-19 yang belum mereda membuat Pemerintah Kabupaten Bekasi menyediakan lokasi isolasi terpusat bagi warganya.

Rumah isolasi yang terletak di Kawasan Industri Jababeka, tepatnya di New Beverly Hills, Cikarang mampu menampung 660 bed untuk pasien Covid-19 dan tenaga kesehatan. Di tempat ini, pasien tidak hanya menjalani isoman sendiri, tapi terpantau setiap hari kesehatannya hingga diizinkan untuk pulang.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan dalam peresmian yang berlangsung Rabu (28/7/2021) mengatakan, pusat isolasi terpusat ini diperuntukan bagi karyawan yang bekerja di seluruh Kawasan Industri di Kabupaten Bekasi. Sebab, lebih dari 60 persen kasus Covid-19 di Pemkab Bekasi di dominasi oleh karyawan atau pekerja.

"Kami bersinergi dengan semua pemangku kepentingan, terutama Apindo yang akhirnya terwujud tempat isolasi terpusat ini. Semuanya akan terintegrasi, dan tidak perlu menunggu waktu lama bagi pasien yang terpapar," ujar Kombes Hendra dalam sambutannya.

"Selain itu ada juga gerakan Berani (Bekasi Berantas Pandemi) yang bertujuan untuk menurunkan tingkat penularan dengan tiga T, pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment). Selain itu akan digencarkan vaksinasi bagi masyarakat sehingga targetnya tiga sampai empat bulan kedepan akan tercipta herd immunity di Bekasi," imbuhnya.

Kombes Hendra juga mengimbau kepada para pengusahan yang berada di Kawasan Industri untuk menggaungkan gerakan membantu penanggulangan Covid-19. Menurutnya, para pengusaha memiliki andil besar agar dapat memutus rantai penyebaran.

Pada kesempatan yang sama, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan,  kenaikan kasus kematian dari pasien yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah, terjadi lantaran kondisinya tidak memadai. Dia menyebut, sebagian besar atau 80 persen pasien yang isoman di rumah mengalami penurunan kondisi sehingga saat masuk ke rumah sakit sudah terlanjur para kondisinya.

"Yang terpapar Covid-19 sebagian besar atau sekitar 80 persen adalah yang menjalani isolasi mandiri di rumah, yang tidak semuanya memadai, sehingga akhirnya terjadi penurunan kondisi, masuk rumah sakit sudah telat, sehingga terjadi naiknya angka kematian," kata Dani.

Karena itu, Dani menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Bekasi, mengambil langkah untuk memfasilitasi pasien yang terpapar Covid-19 di tempat isolasi secara terpusat. 

"Dana CSR itu nanti dikelola oleh Apindo untuk menyelenggarakan pusat isolasi mandiri. Sehingga karyawan (yang terpapar) nanti isolasinya di sana, tidak di rumahnya, yang dikhawatirkan tidak memadai sebagai tempat isoman," ujarnya.

Selain memperbanyak tempat isolasi terpusat, Pemkab Bekasi juga mendorong percepatan program vaksinasi di kawasan industri supaya para pekerja mempunyai imunitas terhadap paparan Covid-19.

"Sesuai dengan pengalaman kita selama ini, bahwa pasien yang terpapar tapi sudah pernah divaksinasi kondisinya lebih ringan," ucapnya.

Reporter : Widita Fembrian
Editor : Widita Fembrian