Netral English Netral Mandarin
03:26wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Banyak Teriak Bantu tapi Sepeser pun Tak Diterima Palestina? Muannas: Penipuan Atas Nama Agama, Hati-Hati!

Minggu, 16-Mei-2021 18:56

Muannas Alaidid
Foto : Istimewa
Muannas Alaidid
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengacara Muannas Alaidid prihatin dengan adanya pihak-pihak yang memanfaatkan situasi misalnya penipuan berkedok investasi pro-Palestina. Ia mengingatkan bahwa mudah iba saja tidak cukup. 

“Kadang mudah iba & peka dg keadaan dlm hidup ini tak cukup suka dimanfaatkan, makanya belakangan marak penipuan atas nama agama termasuk investasi, Hati-hati,” kata Muannas Alaidid, Minggu 16 Mei 2021.

Sebelumnya diberitakan, sebuah unggahan rekaman video yang menampilkan pernyataan mengejutkan dari Duta Besar (Dubes) Palestina terkait donasi bodong pendemo pro-Palestina di Indonesia viral di media sosial.

Rekaman video amatir tersebut dibagikan oleh akun Twitter Ferdinand Hutahaean dengan mendapat 2.021 tayangan.

Dalam rekaman video tersebut, tampak seorang pria yang mengaku pernah terlibat wawancara dengan Duta Besar Palestina.

"Saya itu diwawancarai di Kedutaan Besar Palestina bersama Duta Besar Palestina waktu itu dan Profesor Komaruddin Hidayat," ucap pria tersebut.

Menurut pengakuannya, Dubes Palestina tidak pernah mendapatkan bantuan donasi dari para pendemo pro Palestina.

Adapun donasi bantuan bagi para warga Palestina, tambah pria tersebut, berasal dari Kedutaan Besar Indonesia.

"Di awal dari wawancara itu, Pak Dubes (Palestina) mengatakan seperti ini, 'kami tidak pernah menerima bantuan sepeserpun dari orang-orang yang demo itu untuk Palestina. Justru bantuan dari KBI yang kami terima," katanya, sebagaimana dikutip Pikiranrakyat-pada Minggu, 16 Mei 2021.

Terkait unggahannya tersebut, Ferdinand mempersilakan sejumlah pihak yang keberatan dengan pernyataan itu untuk melaporkannya.

"Ini pernyataan, jadi kalau ada yang merasa ini tidak benar, silakan laporkan," kata Ferdinand Hutahaean.

Ferdinand juga menegaskan bagian pernyataan terkait donasi bodong para pendemo pro Palestina.

"Saya kutip yang katanya dari Dubes Palestina: 'kami tak pernah terima bantuan dari yang demo itu, justru kami terima bantuan dari PGI'," ujar Ferdinand Hutahaean.

Untuk informasi, video tersebut belum mendapat tanggapan dari pakar telematika maupun lembaga anti hoaks sehingga belum dapat dipastikan kebenarannya.

Selain itu, pihak kepolisian masih belum memberikan tanggapan terkait dugaan penggelapan bantuan dana berkedok kemanusiaan tersebut.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto