Netral English Netral Mandarin
01:18wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 optimistis target capaian program vaksinasi virus corona di Indonesia akan rampung sesuai target awal pemerintah yakni pada Desember 2021. Kasus COVID-19 meningkat drastis selama seminggu terakhir. Rumah sakit hingga Wisma Atlet melaporkan bed occupancy rate yang terus meningkat.
Duh! Baru Era Jokowi Saja, Harta Keluarga Soeharto Diubek-ubek? Netizen: Percis Partai Demokrat

Kamis, 08-April-2021 10:55

Keluarga Besar Mendiang Mantan Presiden Soeharto
Foto : Terkini.id
Keluarga Besar Mendiang Mantan Presiden Soeharto
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Keputusan pemerintah Jokowi mengambil aset TMII dari Yayasan Harapan Kita benar-benar mencengangkan publik. Pasalnya, baru era Jokowi ada yang berani mengusik harta keluarga Cendana.

Pernyataan ini tercermin dalam cuitan di akun FB Mak Lambe Turah, Kamis (8/4/21). Banyak netizen ikut menanggapi.

M:T: “Harta Pak harto ini baru jaman Pak Jokowi diubek2. Jadi pantas…”

Leonardo Lubis: “SKANDAL BUZUQ YG TERTUTUP RAPI DI NEGERI INI..”

Ridsyashi Bin Usman: “duitnya banyak banget, gak habis2 sampe 7 turunan, jangan bermimpi jadi keturunan ke-8.”

Lina Kurnia: “Tiket terus dinaikin tapi didalamnya memprihatinkan , museum komunikasi dah kaya tempat uji nyali, taman apotik hidup apalagi dibagian belakang. Mudah2an diambil negara jadi keren tmii.”

Kgph Adipati Sekar Langit: “Percis Partai Demokrat.”

Pendi Gandek: “Jiwa keturunanya pasti mronta ronta..”

Baron: "Siap ngerahin kaum cingkrang demo berjilid" mak."

Sebelumnya diberitakan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mulai hari ini diambil negara dari Yayasan Harapan Kita karena TMII merupakan aset negara. Mensesneg Pratikno menyatakan pengambilalihan itu karena mendapat rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Berdasarkan data yang dikutip dari tamanmini.com, Rabu (7/4/2021), gagasan TMII dicetuskan oleh istri Soeharto, Siti Hartinah, yang lebih dikenal dengan sebutan Ibu Tien Soeharto. 

Gagasan ini tercetus pada suatu pertemuan di rumahnya di Jalan Cendana No 8 Jakarta pada tanggal 13 Maret 1970. Ide itu muncul sepulangnya Ibu Tien dari Disneyland Amerika Serikat dan Timland, Thailand.

Dinukil detik.com, TMII mulai dibangun tahun 1972 dan diresmikan pada tanggal 20 April 1975. Taman itu dibangun di atas lahan seluas 150 hektare di timur Jakarta. Untuk pengelolaanya diserahkan ke Yayasan Harapan Kita. Saat ini anak-anak Soeharto duduk di kepengurusan Yayasan Harapan Kita. Yaitu:

Pembina

Soehardjo

Bambang Trihatmodjo (Anak ketiga Soeharto-red)

Dr. Rusmono

Ketua Umum

Hj. Siti Hardiyanti Indra Rukmana (Anak pertama Soeharto-red)

Ketua

Sigit Harjojudanto (Anak kedua Soeharto-red)Sekertaris

Tubagus Sulaeman

Wakil Bendahara

Sri MoempoeniKetua Pengawas

Indra Rukmana (Suami Siti Hardiyanti/mantu Soeharto-red))

Issantoso

Dewan Komisaris TMII

Ketua

Prof. Dr. Bambang Wirabarta

Anggota

Drs. Rizal Basri

Bambang Parikesit, SH.MM

Cristino Rollister Watch

Dr. Prasetyono, MA

Maliki Mift, SIP.MH

Sekretaris

Ir. Suherman

Manajemen TMII

Direktur Utama

Drs. Tanribali Lamo, SH.

Direktur Umum

Drs. Taufik Sukasah, M.SI.

Direktur Operasional & Pengembangan

Drs. Maulana Cholid

Direktur Penelitian, Pengembangan, dan Budaya

Putu Supadma Rudana, MBA.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto