Netral English Netral Mandarin
04:40wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Batu Bara Dorong Pemulihan Ekonomi, Jadi Tantangan Bagi Industri

Kamis, 07-Oktober-2021 21:40

Pelabuhan batu bara
Foto : tebe.co.id
Pelabuhan batu bara
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengingatkan kenaikan harga batu bara saat ini juga menjadi tantangan karena dapat meningkatkan pengeluaran industri domestik untuk memperoleh sumber energi.

Usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, Menko Airlangga Hartarto mengatakan perlu ada keseimbangan antara sektor, agar lonjakan harga batu bara tidak berbalik menekan kegiatan industri dalam negeri.

“Sekarang justru yang menjadi tantangan bagaimana batu bara di dalam negeri agar industri tetap kompetitif, karena kalau terlalu tinggi juga industri dalam negeri kesulitan untuk memperoleh energi karena terlalu maha,” ujar Menko Airlangga.

Menko Airlangga melihat di sisi lain bahwa meningkatnya harga batu bara telah memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional karena Indonesia merupakan negara penghasil batu bara. Melonjaknya harga komoditas batu bara juga menjadi salah satu pendorong pemulihan ekonomi nasional.

Saat ini, kata Menko Airlangga, pemulihan ekonomi domestik terus berlanjut. Hal itu juga didukung dengan tren penularan kasus COVID-19 yang terus menurun.

Karena itu, lanjut dia, pemerintah sedang mempertimbangkan untuk membuka aktivitas ekonomi di beberapa wilayah seperti Bali dan Kepulauan Riau.

Secara nasional, indikator makro ekonomi juga menunjukkan pemulihan terus bergulir.

“Indikasi ekonomi meningkat, PMI (Purchasing Manager Index) sudah 52,5 persen (per September 2021), kemudian juga kita lihat kredit dari pada konsumen. Berarti juga penerimaan juga sudah meningkat. Kemudian kita lihat mobilitas meningkat, jumlah visitor ke mal itu juga sudah meningkat, dengan semua kegiatan ini meningkat diperkirakan ekonomi akan tumbuh positif,” kata Menko Airlangga seperti dilansir dari Antara.

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP