Netral English Netral Mandarin
14:54wib
Barcelona yang tumbang di tangan Bayern Munich sehingga dipastikan tersingkir dari ajang Liga Champions 2021-2022. Hasil analisis dan investigasi penyidik Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya terhadap beberapa kecelakaan bus Transjakarta menunjukkan sebagian besar disebabkan oleh faktor kesalahan manusia.
Begini Cara Menparekraf Menduniakan Makanan Nusantara

Selasa, 20-Juli-2021 11:30

Soto salah satu hidangan yang diperkenalkan ke mancanegara.
Foto : Kemenparekraf
Soto salah satu hidangan yang diperkenalkan ke mancanegara.
23

JAKARTA, NETRALNWS.COM - Indonesia kaya dengan aneka jenis makanan dari berbagai Nusantara. Sayangnya, hindangan Indonesia masih belum mendunia seperti makanan Thailand.

Untuk itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno berupaya memperkenalkan hidangan Nusanara ke seluruh mancengara dengan membuat program “Indonesia Spice Up The World”

“Jangan hanya resoran Thailand saja yang banyak di luar negeri, tapi harusnya Indonesia juga bisa. Saya ingin makanan Indonesia lebih dikenal lagi di luar nageri,” tutur Sandiaga, Senin, (19/7/2021).

“Indonesia Spice Up The World” merupakan salah satu program utama pemerintah yang melibatkan lintas kementerian/lembaga sebagai salah satu upaya perluasan pemasaran produk bumbu atau pangan olahan dan rempah Indonesia. Selain itu juga menguatkan industri kuliner Indonesia dengan pengembangan restoran Indonesia di luar negeri atau sebagai bagian dari gastrodiplomasi restoran.

Sandiaga berharap “Indonesia Spice Up The World” akan meningkatkan peluang Indonesia di industri kuliner dunia. Pihaknya mendukung penuh program yang digagas Kemenko Marves tersebut dengan berangkatnya delegasi pendukung ke Amerika Serikat dalam waktu dekat.

"Program ini sudah dirancang dengan baik sejak lama. Ini adalah pilihan, ditunda atau dijalankan dengan adaptasi. Adaptasi ini yang saya ambil sebagai langkah untuk memastikan pemulihan ekonomi kita tidak tertunda. Bahwa kita tidak akan sepenuhnya hadir secara fisik, tapi hybrid," kata Menparekraf Sandiaga Uno. 

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sesmawati

Berita Terkait

Berita Rekomendasi