Netral English Netral Mandarin
11:58wib
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku siap maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Presiden Joko Widodo ingin agar pelaksanaan penyuntikan booster vaksin Covid-19 dilakukan mulai awal 2022.
Belum ada Laporan Penjualan Daging Anjing, Pemprov DKI Warning Pasar Jaya

Sabtu, 11-September-2021 10:00

Wagub DKI, Ahmad Riza Patria
Foto : Istimewa
Wagub DKI, Ahmad Riza Patria
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemprov DKI Jakarta akan beri tindakan tegas apabila terbukti adanya penjualan daging anjing di Pasar Senen Blok III, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan laporan soal penjualan daging anjing di wilayahnya.

"Saya belum mendapat informasi dari Pasar Jaya, belum dapat laporannya," ucap Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (10/09/21).

Orang nomor dua di Ibu Kota ini menegaskan bahwa bila terbukti, ia akan meminta aparat untuk menyelidiki kasus ini secara tuntas dan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Diketahui, Animal Defenders Indonesia mengklaim menemukan penjualan daging anjing di Pasar Senen Blok III, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. 

Pendiri Yayasan Animal Defenders Indonesia, Doni Herdaru Tona, menyebut hal ini diketahui setelah pihaknya menginvestigasi lokasi tersebut pada 7 September 2021.

"Pada investigasi yang dilaksanakan 7 September 2021, ditemukan penjualan daging anjing di Pasar Senen Blok III, di mana penjualannya berada di tengah-tengah bahan pangan lainnya," kata Doni, kepada wartawan, Jumat (10/9/2021).

"Berbagai pelanggaran telah terjadi, antara lain Undang-Undang (UU) Perlindungan Konsumen, UU Pangan, UU Peternakan, serta potensi pidana dari sindikat pencurian hewan peliharaan yang memasok anjing sebagai makanan," tambahnya.

Lanjutnya, kata dia, padahal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim wilayahnya bebas rabies sejak 2004. 

Namun, menurut Doni, mereka terkesan membiarkan tindakan atas penjualan daging anjing. 

"Terutama pembiaran atas masuknya transportasi pengiriman dari wilayah Jawa Barat seperti Sukabumi, Tasik, Garut, Pangandaran, Pelabuhan Ratu, dan Ciamis yang masih banyak ditemukan kasus rabies," ucapnya.

Ia juga mengatakan, hal ini menjadi ancaman terbuka atas masuknya panyakit rabies ke wilayah DKI Jakarta.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP