Netral English Netral Mandarin
01:24wib
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan tak mencari Perang Dingin baru dengan China. Sejumlah jaringan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di berbagai daerah menyoroti kasus-kasus dugaan kriminalisasi petani jelang Hari Tani Nasional.
Benarkah Gubernur Anies Sedang Tidur Saat Heboh Kerumunan Pasar Tanah Abang Terjadi?

Minggu, 02-Mei-2021 14:20

Gubernur Anies Baswedan dan ilustrasi keramaian di Pasar Tanah Abang
Foto : Kolase Netralnews
Gubernur Anies Baswedan dan ilustrasi keramaian di Pasar Tanah Abang
33

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Keramaian yang terjadi di Pasar Tanah Abang ramai menjadi sorotan. Bahkan, Ferdinand Hutahaean yang terkenal seringkali mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta ikut menyindir keras.

Ia mengatakan Gubernur Anies sedang tidur jadi  tidak melihat adanya kerumunan. Pertanyaaannya benarkah faktanya separah penilaian Ferdinand?

“Gubernurnya lagi numpang tidur jadi ngga liat kerumunan,” kata Ferdinand, Minggu 2 Mei 2021 sambil tersenyum.

Sementara sebelumnya diberitakan, Satgas Penanganan Covid-19 menyesalkan kerumunan yang terjadi di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Masyarakat berkerumun untuk berbelanja kebutuhan jelang Lebaran. 

"Saya sangat menyayangkan kondisi ini," kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, Minggu (2/5). 

Wiku memahami tradisi masyarakat berbelanja menjelang Idul Fitri. Dia tidak memungkiri hal itu mampu meningkatkan kemajuan ekonomi nasional. Baca juga: Pemprov DKI Perketat Prokes di Pasar-Pasar Jelang Hari Raya.

Tetapi, kata Wiku, kerumunan itu sama halnya meruntuhkan hasil jerih payah dalam mengendalikan covid-19 sekaligus berpeluang menimbulkan klaster baru. 

"Bayangkan bahaya jika setiap orang yang kembali dari kegiatan tersebut menularkan virusnya ke lingkaran yang lebih luas lagi di rumahnya saat kembali," ujar Wiku. 

Kegiatan berbelanja jelang Lebaran mestinya bisa dicegah dengan memperhatikan protokol kesehatan ketat. Sehingga, momentum Idul Fitri tidak memperburuk situasi pandemi covid-19. 

"Saya harap datangnya Hari Raya Idul Fitri pun menuai kemenangan kita mengendalikan covid-19 bukan sebaliknya," pungkas Wiku dinukil Media Indonesia.

Respons Gubernur Anies

Sementara secara terpisah, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, ternyata juga telah menyoroti peristiwa membludaknya pengunjung di Pusat Grosir Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat Sabtu kemarin. 

Anies mengakui saat itu terjadi lonjakan pengunjung yang tak biasa dibanding hari-hari sebelumnya.

"Pak Dirut Pasar Jaya melaporkan kemarin bahwa terjadi lonjakan yang luar biasa hari Sabtu kemarin. Hari Jumat dan hari-hari biasa itu paling sekitar 35 ribu, kemarin itu 87 ribu orang yang datang. Jadi memang hari kemarin terjadi lonjakan yang tidak terduga," kata Anies Baswedan saat ditemui di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu (2/5/2021).

Kendati demikian, Anies tak mau berspekulasi terkait penyebab terjadinya lonjakan yang membuat para pengunjung tumpah ruah di pasar tersebut. Saat ini, pihaknya tengah berupaya memperketat pengawasan protokol kesehatan (prokes) COVID-19 di lingkungan pasar.

"Kalau itu (penyebab) belum tahu kita. Ada beberapa yang menyebutkan karena...tapi kita tidak mau berspekulasi sebabnya apa, orang tahu-tahu semuanya datang pada hari Sabtu. Tapi yang jelas bagi kita adalah protokol kesehatan-nya ditegakkan, jumlah petugasnya di tambahkan. Jadi hari ini ada 750-an petugas yang berada di lapangan untuk melakukan pendisiplinan," jelas Anies.

Mantan Mendikbud itu mewanti-wanti agar masyarakat tak menyambangi suatu lokasi yang tampak adanya kerumunan. Anies mengingatkan kepada warga mengenai batasan mengunjungi suatu tempat di masa pandemi ini maksimal 50%.

"Jadi kita butuh dua-dua nya bagi kami siapkan petugas, bagi masyarakat yuk kalau lihat tempat, kalau masuk ke resto lebih atau mendekati 50% jangan masuk. Datang ke sebuah tempat lebih dr 50% jangan masuk. Jadi kitanya harus ikut menjaga sama-sama," tegasnya seperti dilansir detik.com. 

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Wahyu Praditya P