Netral English Netral Mandarin
22:20wib
Ahli patologi klinis Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Tonang Dwi Ardyanto menduga bahwa varian Omicron sudah masuk Indonesia. Sebanyak 10.000 buruh akan menggelar aksi unjuk rasa di tiga tempat, yakni Istana Kepresidenan, Mahkamah Konstitusi, dan Balai Kota DKI Jakarta, hari ini.
Benjolan di Area Kewanitaan, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Kamis, 25-November-2021 11:35

ilustrasi
Foto : Istimewa
ilustrasi
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Apakah Anda pernah memiliki benjolan di area kewanitaan? Jika ya, Anda perlu mengetahui penyebab dan cara mengatasinya sebelum bertambah besar. 

Benjolan di area kewanitaan atau kemaluan itu diketahui merupakan kista bartholin. Kista berthaolin adalah benjolan yang berisi cairan akibat tersumbatnya kelenjar bartholin. 

“Kista bartholin umumnya berukuran kecil dan tidak menimbulkan rasa sakit. Tetapi jika ukurannya lebih besar dari 2cm, sering menimbulkan rasa nyeri pada kemaluan saat berhubunganatau berjalan,” ujar dr Fita Maulina SpOG, dikutip dari infografis yang dia bagikan, Kamis (25/11/2021).

Gejala kista bartholin meliputi benjolan kecil yang tidak terasa sakit pada salah satu sisi bibir vagina. Biasanya muncul kemerahan dan bengkak yang terjadi di sekitar sisi bibir vagina, serta muncul rasa tidak nyaman ketika berjalan, duduk atau berhubungan seksual. 

“Cara pencegahannya dengan menjaga kebersihan area organ intim. Selain itu tidak berganti-ganti pasangan saat berhubungan intim,” pesan dr Fita.

Ada beberapa langkah pengobatan kista bartholin, diantaranya dengan berendam di air hangat atau sitz bath dan pemberian obat pereda nyeri, serta antibiotik. Bisa juga dilakukan tindakan eksisi kista dan pemasangan balon kateter. 

Pengobatan lainnya dengan cara marsupialisasi, yaitu sayatan dan pengeluaran isi kista dan dilakukan penjahitan agar tetap terbuka. Tindakan lain yang bisa dilakukan adalah pengangkatan kelenjar bratholin.

Apabila alami keadaan demikian, diimbau dr Fita agar tidak panik. Kista ini memang cenderung tidak sakit, tetapi bila sakit biasanya sudah menjadi abses dan butuh tatalaksana antinyeri dan antibiotik.

“Segera konsultasikan de dokter kandungan moms and girls segera, supaya tidak bertambah besar,” pesan dr Fita.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Wahyu Praditya P

Berita Terkait

Berita Rekomendasi