3
Netral English Netral Mandarin
15:53 wib
Timnas Indonesia U-23 akan berhadapan dengan Bali United dalam laga uji coba yang akan berlangsung hari ini. Pemerintah masih menganggap persoalan di tubuh Partai Demokrat yang berujung pada Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang merupakan persoalan internal partai.
Bantu Pemulung Dapat Kerja di Proyek Waskita, DS: Buat Pemulung, Risma adalah Malaikat

Jumat, 22-January-2021 08:20

Denny Siregar, pegiat media sosial.
Foto : Facebook Denny Siregar
Denny Siregar, pegiat media sosial.
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar memuji kinerja Menteri Sosial Tri Rismaharini yang dinilai sangat peduli dengan para pemulung dan orang terlantar. Seperti diketahui, Risma baru saja meresmikan 15 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang mayoritas merupakan pemulung untuk bekerja di PT Waskita Karya Tbk.

Menurutnya, Risma bagaikan malaikat bagi mereka, karena memberi peluang untuk mengubah garis kehidupan.

“Buat para pemulung itu, bu Risma adalah "malaikat" yang memberi mereka peluang untuk mengubah garis kehidupan,” tulis Denny di akun Twitternya, Jumat (22/1/2020).

Lebih lanjut, dengan diberi kesempatan tersebut, Menurut Denny, para pemulung dan gelandangan tersebut juga bukan dijamin akan berubah nasibnya, karena ke depan mereka sendiri yang akan menentukan nasibnya sendiri.

“Selebihnya, mereka yang akan menentukan nasib mereka sendiri kedepannya..” imbuh Denny.

Sebelumnya, Risma memberikan beberapa wejangan kepada para PPKS agar mereka menjaga kepercayaan yang telah diberikan.

 “Tolong jaga kepercayaan ini, itu saja. Kalau itu bisa dipegang saya yakin suatu saat kalau teman-teman rajin, jujur, pasti diberikan kesempatan lebih baik," kata Risma saat berbicara kepada 15 PMKS itu Bekasi, Jawa Barat.

Menurut Risma, peristiwa itu merupakan titik balik bagi 15 PPKS tersebut untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Karena itu, Risma mengimbau mereka untuk serius menekuni pekerjaan barunya.

Selama mereka bekerja, Risma memastikan para PPKS tidak akan mendapatkan perlakuan khusus dalam lingkungan kerjanya. Mereka harus disiplin dan profesional.

"Jadi, memang harus ada sanksinya. Kita tidak bisa kemudian seenaknya, kemudian diterima, enggak bisa. Sekarang ini memang kita harus profesional meskipun di level apapun," ujar Risma.

Sebanyak 15 PPKS itu mendapat kesempatan bekerja di PT Waskita Karya sebagai buruh kasar. Mereka akan ditempatkan di beberapa proyek pembangunan yang sedang dikerjakan PT Waskita Karya.

Mereka sebelumnya dibina di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis Pangudi Luhur Bekasi. Di balai itu, mereka dibina selama dua minggu dan mendapatkan pelatihan kerja.

Pelatihan kerja itu diharapkan menjadi modal mereka untuk mendapatkan pekerjaan lebih layak di kemudian hari.

Direktur Operasi II PT Waskita Karya Tbk, Bambang Rianto, mengatakan bahwa 15 orang PPKS yang dipekerjakan di PT Waskita Karya akan mendapatkan gaji layak.

Mereka dibayar setara upah minimum provinsi (UMP) sesuai dengan wilayah penempatan kerja setiap PPKS itu.

"Range gajinya minimal UMP di mana lokasi ditempatkan, kan kami ada yang Bekasi, Jakarta," kata Bambang, Kamis.

Sebanyak 15 PPKS yang dititipkan Menteri Sosial Tri Rismaharini itu akan ditempatkan di tiga proyek pembangunan yang sedang dikerjakan Waskita Karya, yaitu proyek pembangunan Tol Becakayu, Tol Cibitung-Cilincing, dan Tol Cimanggis-Cibitung.

Bambang memastikan, 15 PPKS itu akan aktif bekerja mulai besok.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Irawan HP