Netral English Netral Mandarin
13:39wib
Publik dihebohkan dengan ucapan selamat hari raya dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada umat Baha'i. Video itu jadi sorotan karena Baha'i bukan salah satu dari enam agama yang diakui negara. Menaker Ida Fauziyah menyatakan karyawan dengan gaji di atas Rp 3,5 juta tetap bisa mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 1 juta.
Bersama Raffi Ahmad-Chef Renatta Moeloek, Mensos Motivasi Penerima Manfaat

Minggu, 20-Juni-2021 16:23

Bersama Raffi Ahmad-Chef Renatta Moeloek, Mensos Motivasi Penerima Manfaat
Foto : Martina Rosa
Bersama Raffi Ahmad-Chef Renatta Moeloek, Mensos Motivasi Penerima Manfaat
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini tampil bareng selebritas ternama Raffi Ahmad dan Chef Renatta Moeloek. Selain untuk demo masak, Mensos Risma juga memanfaatkan kesempatan itu untuk memotivasi para penerima manfaat di seluruh Indonesia. 

Mensos Risma menyatakan, sosok terkenal seperti Raffi Ahmad tidak tiba-tiba sukses seperti sekarang. Mensos ketahui, sosok Raffi yang pejuang dan tidak mudah di awal perjuangannya.

"Tapi karena dia bekerja keras, tidak putus asa, dan terus berdoa, dia bisa sukses," kata Mensos dalam acara di Sentra Kreasi Atensi (SKA) Balai Pangudi Luhur Kementerian Sosial, Bekasi, dengan tajuk "Workshop Memasak dan Motivational Talks", Minggu (20/6/2021).

Kepada penerima manfaat dari beberapa balai milik Kemensos yang ikut hadir, Mensos Risma meminta mereka untuk terus bersemangat tidak mengenal  putus asa. 

"Bisa dicontoh perjuangan Mas Raffi. Meskipun dengan keterbatasan jangan pernah menjadi halangan bagi kalian untuk maju dan sukses," kata Mensos. 

Bagi Mensos Risma, keterbatasan bukan takdir. Menurutnya, selama para penerima manfaat memiliki usaha keras dan terus berdoa maka tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan.

Pada kesempatan itu, Raffi juga menjelaskan perjuangan yang harus dilaluinya sebelum meraih sukses seperti sekarang. 

"Saya mulai ikutan  casting umur 13 tahun, dari Bandung ke Jakarta. Sendirian. Sudah antri dari jam 9.00 eh ngga diterima,"  katanya. 

Pelan-pelan ia mendapatkan peran kecil-kecilan dengan honor kecil juga. Dia ingat hanya mendapatkan honor Rp 200 Ribu dan masih dipotong uang untuk sewa penginapan Rp 20 Ribu, serta dipotong uang transport. 

Pada kesempatan yang sama, Chef Renatta juga membagikan kisahnya. Dia ternyata mengawali kariernya dengan menawarkan jasa memasak untuk orang lain. 

"Door to door Bu. Karena masakannya enak, saya bisa mendapatkan job memasak," kata Chef Renatta.

Mensos Risma, Chef Renatta, dan Raffi pantas sepakat, untuk meraih sukses tidak kenal kata menyerah, dan tidak instan. 

"Sebelum takdir menjemput, tidak ada kata putus asa. Terus berusaha ya,"  kata "sultan andara" Raffi Ahmad. 

Untuk memberdayakan para penerima manfaat, Mensos mendirikan SKA. 

SKA merupakan sarana dimana para warga terlantar/marjinal diberikan rehabilitasi sosial agar bisa berkreasi dan memiliki akses untuk kehidupan yang lebih baik. SKA menyediakan tempat untuk berbagi usaha 

Menurut Mensos Risma SKA didirikan untuk menggerakkan penerima manfaat agar berdaya secara ekonomi. Diawali dengan pemberian pelatihan mereka akhirnya bisa buka usaha kuliner di SKA milik Kemensos.

Mensos berharap SKA tidak hanya sebagai etalase hasil karya. Tetapi juga sebagai sarana mengembangkan jejaring usaha. Hal ini seperti yang pernah dikembangkan Mensos saat menjabat Wali Kota Surabaya. 

"Saya di Surabaya mengembangkan program Pahlawan Ekonomi. Alhamdulillah,  saat pandemi dimana banyak pihak kesulitan berusaha mereka malah kenaikan 100%-200%. Maka kita harus pandai-pandai melihat situasi," katanya. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Wahyu Praditya P