Netral English Netral Mandarin
00:48wib
Pemerintah Indonesia kritik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang luput menyoroti kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di negara-negara maju. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin pada Sabtu (25/9/2021) dini hari.
Betebaran Baliho Puan Hingga AHY, Abdillah: Apa Tidak Risih dan Malu?

Minggu, 08-Agustus-2021 00:30

Politikus senior yang juga salah satu pendiri PAN, Abdillah Toha
Foto : Istimewa
Politikus senior yang juga salah satu pendiri PAN, Abdillah Toha
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politikus senior yang juga salah satu pendiri PAN, Abdillah Toha, menyindir sejumlah petinggi partai politik yang balihonya betebaran di berbagai wilayah di Indonesia.

Nama-nama yang disindir Abdillah, yakni Ketua DPR yang juga Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Ketum PKB Muhaimin Iskansar, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, dan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Abdillah mempertanyakan apakah keempat politisi itu tidak malu dan risih memasang baliho untuk Pilpres 2024 lewat baliho di saat rakyat sedang berjuang melawan pandemi Covid-19. Apalagi Pilpres baru akan digelar tiga tahun lagi.

"Halo Puan, Erlangga, Muhaimin, AHY, apa tidak risih dan malu memajang gambar diri besar-besar di sekujur Indonesia bersaing untuk pilpres yang masih 3 tahun lagi, ketika rakyat sedang bergulat atasi pandemi dan kehidupan sehari-hari?" tulis Abdillah di akun Twitter-nya, dikutip netralnews.com, Sabtu (7/8/2021).

Menurut Abdillah, akan lebih bermanfaat kalau uang para politisi itu digunakan untuk membantu rakyat ketimbang membuat baliho.

"Kenapa tak gunakan uang baliho itu untuk bantu rakyat saja?" cuit @AT_AbdillahToha.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli