Netral English Netral Mandarin
22:36wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Betebaran Poster Politisi 'Bareng' Greysia/Apriani, P3S: Bedakan Tulus dan Bulus, Hati-hati Trik Pengibul

Rabu, 04-Agustus-2021 20:45

Pengamat Jerry Massie
Foto : Istimewa
Pengamat Jerry Massie
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengamat politik Jerry Massie menyoroti aksi para politisi yang membuat poster kolase foto bareng ganda putri peraih medali emas bulutangkis Olimpiade 2020, Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Seperti diketahui, betebaran di media sosial poster politisi yang memberikan ucapan selamat kepada Greysia/Apriani. Poster didesain lengkap dengan atribut parpol, jabatan hingga foto wajah mereka yang berukuran lebih besar dibanding foto Greysia/Apriani.

Jerry berpendapat, para politisi itu menunggangi kemenangan para atlet untuk kepentingan politik mereka menuju Pemilu 2024.

"Saya kurang simpati dengan poster dan baliho politisi dan Greysia/Apriyani lantaran ini bisa olahraga dipolitisasi. Bagi saya ini bagian 2024 dari politisi kita," kata Jerry kepada netralnews.com, Rabu (4/8/2021).

"Ini mencari kesempatan dalam kesempitan biar viral dan dikenal netizen atau YouTuber. Kalau politisi sudah punya nama paling mereka ogah dengan cara seperti ini," ujarnya.

Menurut Jerry, publik bisa menilai mana politisi dan pejabat yang tulus mendukung para atlet dan mana yang hanya memanfaatkan momen untuk kepentingan pribadi atau kelompok mereka.

"Beda ucapan tulus dan bulus. Jadi buat saya publik juga jangan dikibuli dengan trik seperti ini," tutur Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) itu.

Pasalnya, Jerry menyebut, jika politisi dan pejabat itu benar-benar tulus mendukung perjuangan para atlet, maka seharusnya dilakukan sebelum para atlet berlaga di Olimpiade, bukan setelah meraih medali.

"Sebetulnya mereka mensupport sebelum berangkat bukan sudah meraih emas baru tiba-tiba muncul poster-poster," ucap dia.

Dukungan tersebut, lanjut Jerry, bisa dilakukan dengan memberikan bantuan dana atau cara-cara lain yang lebih brilian, bukan dengan poster yang sarat muatan politik.

"Yang paling penting mereka mendukung atlet-atlet kita lewat dana atau dengan cara yang lebih brilian," pungkasnya. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P