Netral English Netral Mandarin
12:15wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
BI: Harga Properti Residensial Meningkat pada Triwulan II 2021

Jumat, 13-Agustus-2021 16:40

Ilustrasi bank Indonesia
Foto : Istimewa
Ilustrasi bank Indonesia
23

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Survei Harga Properti Residensial (SHPR ) Bank Indonesia (BI) mengindikasikan bahwa harga properti residensial tumbuh meningkat pada triwulan II 2021.

Pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial ( IHPR ) periode tersebut sebesar 1,49 persen (yoy) atau lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 1,35 persen (yoy).

Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, mengatakan harga properti residensial primer diperkirakan akan tumbuh lebih terbatas pada triwulan III 2021 yaitu sebesar 1,12 persen (yoy).

Dari sisi penjualan, hasil survei mengindikasikan penjualan properti residensial di pasar primer pada triwulan II 2021 mengalami penurunan.

"Hal ini tercermin dari penjualan properti residensial yang terkontraksi 10,01 persen (yoy) pada triwulan II 2021 atau menurun dari 13,95 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya. Penurunan penjualan properti yang lebih dalam tertahan oleh penjualan properti tipe rumah menengah yang tetap tumbuh positif," kata Erwin dalam keterangannya, Jumat (13/8/2021).

Berdasarkan sumber pembiayaan, hasil survei menunjukkan bahwa pengembang masih mengandalkan pembiayaan yang berasal dari non perbankan untuk pembangunan properti residensial.

Pada triwulan II 2021, sebesar 66,45 persen dari total kebutuhan modal pembangunan proyek perumahan berasal dari dana internal.

"Sementara dari sisi konsumen, pembiayaan perbankan dengan fasilitas KPR tetap menjadi pilihan utama konsumen dalam pembelian properti residensial dengan pangsa mencapai 75,08 persen dari total pembiayaan," ucap dia.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Irawan HP