Netral English Netral Mandarin
07:27wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
BI Perkirakan Inflasi Minggu Kedua September 2021 sebesar 0,01 Persen

Jumat, 10-September-2021 23:30

Ilustrasi Ekonomi
Foto : Bank Indonesia.
Ilustrasi Ekonomi
26

JAKARTA, NETRALNEWS.COMHasil survei pemantauan harga yang dilakukan Bank Indonesia pada minggu kedua September 2021, mengindikasikan adanya inflasi sebesar 0,01 persen  month to month  (mtm).

Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi September 2021 secara tahun kalender sebesar 0,85 persen (ytd) dan secara tahunan sebesar 1,65 persen (yoy).

Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, mengatakan penyumbang utama inflasi September 2021 sampai dengan minggu kedua adalah komoditas daging ayam ras sebesar 0,03 persen (mtm), minyak goreng sebesar 0,02 persen (mtm), serta sawi hijau, bayam, tomat, angkutan udara rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01 persen (mtm).

"Sementara itu beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain telur ayam ras sebesar -0,06 persen (mtm), bawang merah dan cabai rawit masing-masing sebesar -0,03 persen (mtm), cabai merah sebesar -0,02 persen (mtm) dan bawang putih sebesar -0,01 persen (mtm)," kata Erwin dalam keterangannya, Jumat (10/9/2021).

Erwin juga mengungkapkan,aliran dana asing yang masuk ke Indonesia pada periode transaksi 6-9 September 2021 mencapai Rp1,66 triliun. Dana ini masuk lewat pasar SBN (Surat Berharga Negara) sebesar Rp810 miliar. Selanjutnya melalui pasar saham sebesar Rp856 miliar.

"Berdasarkan data setelmen selama 2021 (ytd), nonresiden beli netto sebesar Rp32,88 triliun," ungkapnya.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sulha Handayani