Netral English Netral Mandarin
banner paskah
03:45wib
Polisi menduga kelompok kriminal bersenjata (KKB) membakar sejumlah fasilitas umum di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, lantaran sempat dijadikan sebagai Posko Komando Taktis alias Pos Kotis. Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.
Biden akan Tunjuk Sosok Ini sebagai Menteri Kesehatan AS

Selasa, 08-December-2020 09:20

Presiden Amerika Serikat terpilih Joe Biden
Foto : Nuture
Presiden Amerika Serikat terpilih Joe Biden
16

WILMINGTON, DELAWARE, NETRALNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat terpilih Joe Biden diyakini akan menunjuk kepala kejaksaan California, Xavier Becerra, sebagai menteri kesehatan dan layanan kemanusiaan Amerika Serikat yang baru, kata seorang narasumber yang dekat dengan tim transisi pemerintah.

 

Biden kemungkinan akan mengumumkan pilihannya itu, Senin.

Becerra, 62, merupakan seorang warga AS keturunan Amerika Latin yang pernah menjabat sebagai anggota kongres. Terpilihnya Becerra diyakini buah dari desakan masyarakat, utamanya dari Kaukus Bangsa Hispanik, yang meminta Biden menempatkan lebih banyak perwakilan dari bangsa Latin ke dalam kabinetnya.

Becerra akan mengisi posisi menteri kesehatan saat AS menghadapi lonjakan kasus positif COVID-19. Korban jiwa akibat COVID-19 di AS sejauh ini telah melewati angka 2.000 orang per harinya. Becerra juga akan memimpin kementerian kesehatan saat AS akan memulai vaksinasi COVID-19.

Total korban jiwa akibat COVID-19 di AS saat ini mencapai 281.000 orang, demikian hasil hitungan terbaru Reuters.

Sejauh ini, sumber yang mengetahui penunjukan Becerra menolak disebut namanya karena keputusan resmi belum diumumkan oleh Biden.

Biden diyakini akan mengumumkan beberapa nama menterinya sebelum ia resmi menjabat sebagai presiden AS pada 20 Januari 2021. Sejauh ini, Biden telah mengumumkan penasihat keamanannya dan beberapa pejabat di lembaga ekonomi.

Biden terus menjalankan berbagai kegiatan transisi meskipun Presiden Donald Trump menolak hasil pemilihan umum pada 3 November 2020. Namun, puluhan gugatan yang dilayangkan Trump telah ditolak oleh pengadilan.

Tim kampanye Trump kembali menghadapi pukulan setelah kepala tim penasihat hukumnya, Rudy Giuliani, terkonfirmasi positif COVID-19. Guliani saat ini dirawat di sebuah rumah sakit di Washington D.C, kata seorang narasumber yang mengetahui masalah tersebut.

“Saya mendapat perawatan yang baik dan merasa sehat. (Saya) akan pulih secepatnya dan kembali bekerja,” kata Giuliani lewat unggahannya di media sosial Twitter, Minggu (6/12/2020) malam.

Becerra diketahui sebagai sosok yang mendukung Undang-Undang Layanan Kesehatan Terjangkau (ACA) — salah satu kebijakan utama Presiden Barack Obama. Kepala kejaksaan California itu berperan penting dalam upaya pengesahan UU ACA saat ia menjabat sebagai anggota kongres. Selama ia menjabat sebagai kepala kejaksaan, Becerra juga berupaya mempertahankan UU ACA — atau yang juga dikenal dengan Obamacare — dari berbagai gugatan hukum di pengadilan, termasuk di antaranya di Mahkamah Agung bulan lalu.

“Biden memenuhi janjinya membentuk kabinet yang menunjukkan keanekaragaman,” kata Wali Kota Long Beach, Robert Garcia. Ia merupakan teman dekat Becerra dan Biden.

Garcia mengatakan Becerra memiliki rekam jejak yang baik di bidang kesehatan. “Saya pikir, (penunjukkan dia, red) lebih dari itu. Presiden terpilih memilih seseorang yang punya integritas dan intelektualitas yang tinggi,” kata Garcia.

Biden kemungkinan akan memilih Rochelle Walensky sebagai Kepala Pusat Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, kata narasumber lainnya. Walensky saat ini menjabat sebagai kepala urusan penyakit menular di Rumah Sakit Umum Massachusetts.

Biden juga telah meminta Anthony Fauci, direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional dan anggota satuan tugas COVID-19 pemerintahan Trump, untuk tetap menjabat sebagai penasihat kesehatan presiden.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli