Netral English Netral Mandarin
03:32wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Bioskop Bakal Dibuka Lagi, DS: Gitu dong Pak Jokowi, Ayo Ekonomi Bangkit Lagi!

Sabtu, 11-September-2021 11:20

Ilustrasi Bioskop
Foto : Jurnal Madani
Ilustrasi Bioskop
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Bioskop Indonesia dikabarkan bakal beroperasi lagi dalam waktu dekat. Menanggapi hal ini, Denny Siregar justru mengapresiasi Presiden Joko Widodo dan Kemkminfo. 

“Ahh gitu dong pak @jokowi dan @kemkominfo. Bioskop itu usaha yg melibatkan ribuan tenaga kerja mulai pekerja seni sampe karyawan. Tinggal tunjukin aplikasi pedulilindungi kalo sudah vaksin utk penontonnya,” kata Denny Siregar 11 September 2021.

“Ayo ekonomi bangkit lagi!” imbuhnya.

Untuk diketahui, bioskop bakal segera beroperasi dalam waktu dekat, meski ada beberapa hal yang perlu dimatangkan terkait syarat Operasional yang diberikan pemerintah. 

Kepastian ini disampaikan oleh Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI), Djonny Syarifuddin yang juga menjelaskan, screning calon pengunjung dengan aplikasi PeduliLindungi menjadi salah satu syaratnya.

Ketua GBSI itu menjelaskan, aplikasi PeduliLindungi menjadi salah satu syarat mutlak untuk memasuki area bioskop. Selain sterilisasi ruangan, serta penerapan protokol kesehatan.

Untuk kesiapan sendiri menurut Djonny tahapannya sudah mencapai 75%. Hanya saja mekanisme pelaksanaan aplikasi PeduliLindungi yang memang sedang dimatangkan.

"Belum kita nyatakan 100%, tapi masih 75%, terutama penerapan aplikasi PeduliLindungi harus dimatangkan benar, itu faktor yang penting untuk masuk bioskop," ujar Djonny kepada MNC Portal, Kamis (9/9/2021).

Lebih lanjut Djonny menjelaskan bahwa membuka kembali bioskop terutama di tengah pandemi covid 19 seperti ini memerlukan waktu. Apalagi bioskop sempat ditinggal pengunjungnya dalam waktu yang cukup lama.

"Kalau membuka bioskop itu tidak bisa dadakan, kalau misalnya hari ini buka, ya belum bisa jalan, harus menunggu lima hari, kendalanya itu ruangan kita kan harus di strelisasi lagi, belum lagi nanti ada QR Code dari PeduliLindungi," tambahnya.

Baca Juga: Soal Pembukaan Bioskop pada 14 September, Ketua GPBSI: Tak Bisa Dadakan

Perlu adanya sedikit perbaikan, penerapan protokol kesehatan yang ketat, hal ini juga untuk kenyamanan para pengunjung. Selain itu Djonny menambahkan, pemerintah tidak akan segan menutup kembali bioskop, jika ditemukan pelanggaran terhadap protokol kesehatan.

Terkait kapasitas, pihaknya sudah bernegosiasi dengan pemerintah dengan mengizinkan 50?ri jumlah kapasitas satu studio. "Kapasitas ita 50%, karena kalau 25%, itu pemilik film tidak mau masuk film, kita mau cari film dari mana," tuturnya.

Sebagai informasi tambahan, GPBSI masih menunggu aturan terbaru terkait perizinan operasional bisokop pada 14 September mendatang.(akr)

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto