Netral English Netral Mandarin
07:54wib
Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) mengaku sudah menyelesaikan 24 masalah yang tertunda ke Badan Anti Doping Dunia (WADA). Pemerintah berencana memberikan vaksin Covid-19 booster pada masyarakat.
Bisa Dipenjara 4 Tahun dan Kena Denda Miliaran, Indro Warkop Ngaku Kaget dan Kasihan pada Warkopi

Kamis, 30-September-2021 15:00

Indro Warkop Merasa Kasihan dengan Warkopi.
Foto : Youtube Deddy Corbuzier
Indro Warkop Merasa Kasihan dengan Warkopi.
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Komedian Indro Warkop angkat bicara terkait munculnya tiga pemuda yang tergabung dalam Warkopi. Dia baru ketahui bahwa Warkopi bisa kena pidana, dipenjara empat tahun, hingga denda Miliaran Rupiah. 

“Dendanya M pak. Ya Allah, satu M aja belum pernah lihat. Berat lah, berat banget. Tadinya mikir hanya perdata, ternyata bisa kena pidana,” ujar Indro, dikutip dari pernyataannya di Podcast Deddy Corbuzier, Kamis (30/9/2021). 

Informasi tersebut Indro dapatkan, setelah membaca berbagai berita yang menuliskan keterangan dari Drijen Hak Kekayaan Intelektual (Haki). Pasalnya Warkop DKI memiliki hak cipta yang diduga telah dilanggar oleh Warkopi. 

Dia akui sebelumya tidak mungkin sampaikan kepada semua orang terkait perjuangan beratnya soal Warkop DKI. Akhirnya Indro ungkap bahwa hak Warkop DKI sejak 2004 sudah menjadi hak bagi anak-anaknya dan hak bagi anak-anak Mendiang Dono dan Mendiang Kasino. 

“Sebelumnya (sebelum 2004) masih gue, tapi dari 2004 gue hibahkan hak kekayaan intelektual ke anak-anak. Udah mereka yang urus sendiri dengan nama mereka, atas persetujuan gue. Untuk kelak kehidupan mereka,” jelas pria yang akrab disapa Pakde Indro itu. 

Indro bahkan sampaikan maaf, bahwa Warkop DKI sudah didaftarkan untuk tujuan banyak hal. Misalnya saja bila anak-anak akan membuat kafe, tentu tidak bisa sembarangan menggunaan nama Warkop DKI. “Dan aku daftarkan brand,” sambung dia. 

Pria yang hobi motoran ini mengaku, dirinya tidak pernah mempersoalkan terkait “kemiripan”. Indro pahami bahawa wajah setiap manusia di dunia merupakan pemberian dari Tuhan. Tetapi yang dipermasalahkan Indro adalah terkait Brand Warkop DKI dan Indro protes bahwa tidak ada izin dan itikad baik dari Warkopi dalam hal itu. 

Indro sendiri secara pribadi belum pernah berjumpa langsung dengan ketiga pria yang tergabung dalam Warkopi. Indro menilai bohong bila Warkopi tidak bisa menemuinya. Buktinya di Media Sosial Instagram Indro sudah jelas terpampang Contact Person, apabila ingin benar-benar meminta izin padanya dari awal. 

Indro akui, salah seorang pria yang mirip dengannya pernah mengirim Direct Message (DM) pada anaknya. Saat itu anaknya mengarahkan ke wilayah manajemen dan Zoom Meeting saat mereka sudah dalam formasi tiga orang. Setahu Indo, mereka sudah diarahkan agar tidak menggunakan kata Warkop apabila ingin berkarya. 

“Itu udah dibilang jangan dan yang berhak bukan Om Indro, yang berhak adalah Lembaga Warkop. Udah dikasih kontak, email lalu dihubungi pada September. Padahal itu kejadian pada Agustus, tidak ada satu pun yang minta izin, malah minta tanggapan soal tiga orang itu segala macem,” terang Indro. 

Sepengetahuan Indro, mereka akhirnya berkontak dengan Lembaga Warkop dan dipertanyakan apa yang akan dibicarakan. Tetapi sayang pertanyaan dari Lembaga Warkop tidak ditanggapi balik sampai akhirnya 10 hari kemudian baru direspon dan saat keadaan sudah mulai “ribut”. 

“Dijawab lagi tetep seperti itu. Intinya nggak ada satu kata pun minta izin. Saya bisa buktiin dengan email kami. Kami punya hak itu (Brand Warkop DKI). Dirjen Haki sempat ngomong itu salah,” tegas Indro. 

Indro mengaku kaget dan lebih memilih diam, karena ternyata ada efek pidana. Indro kira semua ini hanya akan berujung pada masalah perdata, tetapi rupanya ada risiko pidana empat tahun penjara bagi tiga orang permuda yang tergabung dalam Warkopi dan manajemen. “Menurut Dirjen Haki, yang gue baca begitu,” sambung dia. 

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani