• News

  • Bisnis

Transmigran Terima SHM Setelah 15 Tahun Menanti, Bupati Kayong Utara: Jangan Dijual

Transmigran Kayong Utara menerima sertifikat hak milik tanah.
Kemendes PDTT
Transmigran Kayong Utara menerima sertifikat hak milik tanah.

KAYONG, NETRALNEWS.COM - Bupati Kayong Utara Citra Duani mengatakan terbitnya Sertifikat Hak Milik (SHM) merupakan buah dari penantian para Transmigran di Kabupaten Kayong Utara.

Pernyataan ini disampaikan saat Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi  (Kemendes PDTT) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi menyerahkan SHM Transmigrasi di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Bupati Citra mengatakan jika SHM yang diberikan bisa saja dijaminkan ke Bank. Namun, Transmigran ditekankan untuk tertib menyicil.

"Jangan dijual karena susah menerbitkannya. Sekarang status tanah rumah jelas, jadi dioptimalkan," lanjut Bupati Citra, Jumat (14/2/2020).

Turut hadir Direktur Usaha Pengembangan Transmigrasi Supriadi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kayong Utara, serta Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Kayong Utara.

Lebih lanjut Bupati Citra katakan, sesuai Instruksi Presiden Nomor 86 Tahun 2018 mengamanatkan pada kementerian terkait agar menerbitkan Sertifikat Tanah pada seluruh warga Indonesia.

Sertifikat lantas diserahkan kepada Transmigran itu sebanyak 4.600 bidang, yang terdiri 4.545 untuk perorangan dan 55 untuk fasilitas umum.

Bupati menyerahkan secara simbolis 100 bidang SHM kepada Transmigran dan eks Transmigran yang ada di Kecamatan Sukadana dan Kecamatan Simpang Hilir.

"Terima kasih atas penantian Transmigran Kayong Utara akhirnya secara resmi SHM ini diterbitkan pemerintah," ujar Bupati Citra,

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan.H.P