• News

  • Bisnis

Raih Pernyataan Efektif dari OJK, Bank Bukopin Segera Gelar Right Issue

Kantor pusat Otoritas Jasa Keuangan.
Kantor pusat Otoritas Jasa Keuangan.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan pernyataan efektif atas rencana aksi Penawaran Umum Terbatas kelima (PUT V) PT Bank Bukopin Tbk melalui penerbitan saham baru dengan memberikan penawaran Hak Memesan Efek Terbatas Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue kepada pemegang saham.

Penggunaan dana dari aksi korporasi ini, seluruhnya digunakan untuk modal kerja dalam rangka meningkatkan pertumbuhan kredit. 

Hal ini sesuai dengan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Bukopin Tbk. pada 24 Oktober 2019.

Dalam Prospektus PUT V PT Bank Bukopin Tbk dinyatakan bahwa kedua pemegang saham utama, yaitu PT Bosowa Corporindo dan KB Kookmin Bank Co Ltd (Kookmin) menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan seluruh haknya dalam PUT V. 

Dalam PUT ini, Kookmin bertindak sebagai Pembeli Siaga yang akan mengambil seluruh sisa saham yang tidak dilaksanakan haknya oleh pemegang saham lainnya, hal ini sesuai dengan rencana Kookmin menjadi Pemegang Saham Pengendali PT Bank Bukopin Tbk.

Meliawati, Sekretaris Perusahaan PT Bank Bukopin Tbk dalam keterangan tertulis, Selasa (30/6/2020) menyatakan bahwa perusahaan akan segera merealisasikan right issue tersebut.

KB KookminBank, sesuai dengan rencananya untuk menjadi pemegang saham pengendali, bahkan menyatakan kesiapan menjadi Pembeli Siaga untuk menyerap seluruh HMETD yang tidak dieksekusi pemegang saham lainnya.

Berdasarkan persetujuan RUPSLB, jumlah saham yang akan diterbitkan terdiri dari saham kelas B sebesar 4,66 miliar atau 40% dari jumlah saham beredar saat ini. 

Dengan rasio tersebut, maka setiap 5 saham lama akan mendapatkan 2 HMETD, kemudian 1 HMETD berhak untuk mendapatkan 1 saham jika dilaksanakan pada periode pelaksanaan HMETD, dengan harga pelaksanaan Rp 180 per saham. 

Untuk diketahui, Kookmin Bank pada 11 Juni 2020 telah menggelontorkan dana US$200 juta ke Bank Bukopin, juga merampungkan proses due diligence tambahan dan dalam tahap finalisasi proses sesuai ketentuan di Korea. 

Sebelumnya, pada Maret 2020 Bosowa juga telah menempatkan dana pada rekening penampungan atau escrow account HMETD PUT V di Bukopin.

Kookmin Bank masuk menjadi pemegang saham Bukopin melalui mekanisme HMETD pada PUT IV tahun 2018. Dengan pelaksanaan PUT V dimana Kookmin kembali menjadi Pembeli Siaga, diperkirakan Kookmin dapat menjadi pemegang saham terbesar sampai dengan 37,6%.

 

Editor : Irawan.H.P