• News

  • Bisnis

Didukung Langkah Extra Ordinary Mensos, Pos Indonesia Optimis Penyaluran BST Tepat Waktu 

Kementerian Sosial bekerja sama dengan PT Pos Indonesia dalam penyaluran bantuan sosial tunai.
Humas PT Pos Indonesia
Kementerian Sosial bekerja sama dengan PT Pos Indonesia dalam penyaluran bantuan sosial tunai.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - PT Pos Indonesia (Persero) optimistis penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap III selesai tepat waktu. Direksi PT Pos mengakui, langkah extra ordinary Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara mengakselerasi distribusi BST.

PT Pos optimistis bisa mencapai target, karena berbagai tantangan yang pada Tahap III, berbeda dengan Tahap l dan ll. Menurut Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia Ikhwan Sutardiyanta, pada tahap sebelumnya, distribusi BST masih harus menghadapi regulasi PSBB yang memang membatasi mobilitas.  

“Kami optimistis penyaluran BST Tahap III tercapai pada pertengahan Juli. Langkah-langkah akselerasi akan terus kami lakukan bersama-sama dengan Kementerian Sosial. Bapak Mensos Juliari P Batubara dan jajaran langsung turun tangan membuka jalan bila kami ada kendala dengan pemerintah daerah,” kata dia di Jakarta, Senin (6/7/2020).

Kerja sama yang dilakukan PT Pos dengan pemda pada masa awal penyaluran diakui masih harus banyak menyesuaikan diri, dan diyakini pada Tahap III sudah lebih saling paham.

“Di Tahap III kan sudah tidak ada PSBB. Dan sekarang kan kerja sama dengan Pemda sudah semakin erat sehingga saya yakin sudah lebih mudah saling memahami," katanya. 

Selain itu, Ikhwan Sutardiyanta juga menyatakan, optimisme PT Pos juga karena pada masa sebelumnya, Mensos Juliari dan seluruh jajaran Kemensos juga telah menempuh langkah-langkah extra ordinary dalam mengakselerasi distribusi BST. 

“Mensos langsung menangani misalnya untuk daerah yang masih rendah distribusinya. Mensos langsung telepon dengan unsur pemda atau langsung berkoordinasi saat berkunjung ke daerah terkait. Ini dukungan luar bisa bagi kami,” katanya. 

Kata Ikhwan, dengan dorongan dan peran besar Kementerian Sosial secara khusus Mensos Juliari P. Batubara dan jajarannya Kemensos lainnya, PT Pos yakin target penyaluran akan tercapai pada pertengahan Juli nanti.  

Pada jumpa pers tersebut, PT Pos Indonesia (Persero) juga memaparkan sejumlah terobosan sehingga akselerasi penyaluran BST dapat dilakukan. Di antaranya, Mensos menginstruksikan PT Pos agar memperbanyak loket layanan.

PT Pos juga mendekatkan layanan kepada KPM dengan  membuka penyaluran melalui komunitas. Antara lain kantor desa, kantor kelurahan, sekolah, dan lainnya yang mendekatkan layanan kepada KPM dan dalam rangka mematuhi protokol kesehatan, agar menghindari antrian dan kerumunan.  

“Kami juga mengantaran langsung ke rumah KPM, khususnya kepada KPM yang tidak bisa hadir di Kantor Pos dan Komunitas karena alasan tertentu. Seperti  kepada penyandang disabilitas, KPM yang lanjuta usia, sakit, dan lokasi KPM yang Jauh untuk mengakses lokasi pembayaran,” katanya.

PT Pos juga memperpanjang durasi layanan, yakni dari pagi hingga selesai (sampai malam). Bahkan di hari libur PT Pos tetap membuka layanan. 

Meningkatkan koordinasi dan kerja sama dengan kelurahan, TKSK, lembaga sosial kemasyarakatan (Karang Taruna, Hansip, dll), Pemerintah Daerah serta unsur aparat pengamanan (Polri dan TNI). "Khusus dengan TNI, kami bekerja sama dengan menambah transporter,” sambung Ikhwan.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan.H.P