Netral English Netral Mandarin
08:21 wib
Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menggugat pemerintah Indonesia membayar ganti rugi sebesar Rp56 miliar terkait penggusuran dalam proyek pembangunan Tol Depok-Antasari di Jakarta Selatan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengonfirmasi bahwa Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jadi Kapolri pada Rabu (27/1).
Blusukan Risma Bikin Pemimpin DKI Panas, Dewi: Urusin Aja Warga Jakarta yang Bener

Kamis, 07-January-2021 09:05

Politisi Dewi Tanjung
Foto : Istimewa
Politisi Dewi Tanjung
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Politisi PDIP Dewi Tanjung meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakata untuk lebih fokus mengurusi warganya ketimbang sibuk mengkritik Menteri Sosial Tri Rismaharini karena kegiatan blusukannya.

Risma sepertinya sudah membuat telinga Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria (Ariza) panas karena selalu blusukan di wilayah Pemprov DKI Jakarta. Terbaru, ia bahkan menemukan adanya tuna wisma di wilayah elit Jakarta, Jalan Sudirman – Thamrin.

“Pesan Nyai Untuk Gubernur dan Wagub DKI



Kalian Urusin aja warga Jakarta yg bener jangan urusin kerjaan orang lain

Kalian aja ngurus Jakarta belum bener kok mau kritik kerja Bu Risma

Neeh akibat orang Yg ngga mampu kerja suruh jd pemimpin di DKI

Apalagi jarang turun ke bawah,” tulis Dewi di akun Twitternya, Kamis (7/1/2021).

Temuan Risma inilah yang membuat Ariza heran. Pasalnya, dirinya baru mendengar adanya penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang berkeliaran di kawasan Sudirman-Thamrin.

Pernyataan Ariza itu menggapi adanya temuan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini yang mendapati tunawisma di jalanan protokol Ibu Kota.

"Terkait dengan adanya tunawisma di Jalan Sudirman-Thamrin memang saya sendiri sudah hidup di Jakarta sejak umur 4 tahun baru dengar ada tunawisma di Jalan Sudirman-Thamrin," kata Ariza di Balai Kota, Jakarta, Rabu (6/1/2021).

Ariza menegaskan bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memerintahkan Kadinsos Irmansyah untuk mengecek siapa PMKS yang ada di Sudirman-Thamrin itu.

"Setahu kami jalan ke Jalan Sudirman-Thamrin itu cukup jauh. (Tapi) kalau ada di pinggiran-pinggiran, ada betul. Kalau ada di kolong jembatan, betul masih ada," tuturnya.

Politisi Gerindra itu menambahkan, persoalan PMKS ada di seluruh kota Indonesia. Pemprov DKI Jakarta juga memiliki berbagai kebijakan dan program berusaha untuk terus mencarikan tempat yang terbaik bagi seluruh warga Jakarta.

"Secara bertahap bisa cek datanya berapa banyak jumlahnya, penganggurannya, tunawismanya dan lain-lain. Bahkan pemulungnya, pengemisnya. Secara bertahap gubernur-gubernur itu menjadikan program yang prioritas untuk dapat kita atasi," tandasnya.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sesmawati