Netral English Netral Mandarin
01:00wib
Pemerintah Indonesia kritik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang luput menyoroti kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di negara-negara maju. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin pada Sabtu (25/9/2021) dini hari.
BMKG Prakirakan Hujan Lebat Melanda Sejumlah Wilayah Ini

Kamis, 01-Juli-2021 09:12

Ilustrasi Hujan
Foto : Istimewa
Ilustrasi Hujan
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM  - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang melanda sejumlah daerah di Indonesia. 

Dari data di laman resmi BMKG yang dihimpun di Jakarta, Kamis (1/7/2021), daerah-daerah yang berpotensi mengalami cuaca tersebut yakni Aceh, Bengkulu, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, dan Papua. 

Sementara, daerah-daerah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan. Sedangkan Nusa Tenggara Timur berpotensi angin kencang. 

Selain itu, BMKG mengatakan agar waspada terhadap gelombang sangat tinggi 4-6 meter di Samudera Hindia selatan Banten, Perairan Selatan Jawa Timur, Samudera Hindia selatan Jawa Timur, Samudera Hindia selatan Jawa Barat, dan Samudera Hindia selatan Jawa Tengah. 

Gelombang tinggi 2,5-4 meter berpotensi terjadi diantaranya di Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Banten, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu bagian selatan, Samudera Hindia selatan Sumba-Sabu, Perairan selatan Kupang-Rote, dan Samudera Hindia selatan Kupang-Rote. 

Potensi hujan lebat disertai petir berpeluang terjadi di Selat Makassar bagian tengah, Perairan timur Sulawesi Tenggara, Teluk Tolo, Teluk TominiPerairan Kepulauan Banggai, dan Laut Banda sebelah timur Sulawesi Tenggara.

Reporter : Antara
Editor : Nazaruli