Netral English Netral Mandarin
09:59wib
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku siap maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Presiden Joko Widodo ingin agar pelaksanaan penyuntikan booster vaksin Covid-19 dilakukan mulai awal 2022.
Bocah 10 Tahun Meninggal Akibat Covid Setelah Mengantar Temannya yang Sakit, dr Ningz Ingatkan Ini

Jumat, 08-Oktober-2021 07:05

Teresa bocah yang tertular Covid setelah mengantar temannya ke klinik sekolah.
Foto : Daily Beast
Teresa bocah yang tertular Covid setelah mengantar temannya ke klinik sekolah.
9

VIRGINIA, NETRALNEWS.COM - Seorang anak SD usia 10 tahun, di Virginia, Amerika Serikat, meninggal terinfeksi Covid karena tertular temannya yang sakit yang ternyata memang sakit Covid. Ia tertular saat mengantarkan temannya ini ke klinik sekolah. Ini adalah tugas dari guru yang diberikan pada anak ini. Untuk selalu mengantarkan teman-temannya yang sakit.

RA Adaninggar,dr,SpPD, Internist (Internal Medicine) National Board Certified Internist, Health Educator, menulis di akin Instagramnya, Jumat, (8/10/2021), yang jadi pertanyaan:

- Kok bisa anak sakit dibiarin masuk sekolah oleh orang tuanya?? ini tipikal orang tua yang ga jujur, ga punya empati- Kok bisa gurunya memberikan tugas berbahaya seperti ini pada muridnya?? apakah guru ini ga waspada klo sakit di era pandemi ya masih mungkin banget Covid apalagi anak-anak SD ini golongan yang belum divaksin, sangat mungkin masih bisa terinfeksi Covid dan sakit

“Sedih banget lihat cerita ini dan ga kebayang gimana perasaan orang tuanya. Orang tua sudah berusaha banget melindungi anaknya tapi lingkungan tidak peduli pada keselamatan anaknya. Dan kabarnya ini anak tunggal,” kata dr Ningz.

Dunia akan merindukan Teresa: itulah yang dikatakan orang tuanya tentang anak kelas 5 SD Hillpoint yang berusia 10 tahun yang meninggal pada 27 September di Rumah Sakit Anak-anak The King's Daughters, tulis Daily Beast.

“Dunia akan merindukannya. Dia memiliki begitu banyak mimpi, begitu banyak tujuan yang ingin dia lakukan; dia ingin menjadi guru, dia ingin mendesain pakaian. Dia mempengaruhi banyak orang,” kata ibu Teresa, Nicole Sperry.

Suffolk Public Schools (SPS) menanggapi laporan dari keluarga Sperry bahwa putri mereka ditugaskan untuk mengantar anak-anak yang sakit ke kantor perawat. Ayah Teresa berbagi akun dengan Andy Fox, mengatakan Teresa bangga dengan perannya bekerja sebagai apa yang disebut "perawat."

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sesmawati