Netral English Netral Mandarin
07:49wib
Pemerintah Indonesia kritik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang luput menyoroti kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di negara-negara maju. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin pada Sabtu (25/9/2021) dini hari.
Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar, FH: Pelaku Murid Hantu Tuyul, Mendapat Ajaran dari Iblis

Minggu, 28-Maret-2021 20:46

Ferdinand Hutahaean
Foto : JPNN
Ferdinand Hutahaean
26

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Eks politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean sepakat dengan himbauan beberapa pihak yang menyatakan peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, tidak ada kaitannya dengan agama tertentu.

"Saya sepakat dengan himbauan beberapa pihak yang menyatakan bahwa peristiwa pengeboman Katedral di Makasar tidak ada kaitannya dengan agama tertentu," tulis Ferdinand di akun Twitternya, Minggu (28/3/2021).

Ferdinand menambahkan, karena aksi teror itu tidak ada kaitannya dengan agama tertentu, maka pelaku pantas dikaitkan dengan setan. Pelaku, lanjutnya, merupakan manusia berwatak setan yang mendapat ajaran dari iblis.

"Mari kita kaitkan pelaku dengan setan, iblis, murid hantu tuyul, dan pelaku sendiri adalah manusia berwatak setan yang mendapat ajaran dari iblis," cuit @FerdinandHaean3.

Seperti diberitakan, aksi bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3/2021) pukul 10.35 WITA.

Berdasarkan keterangan terbaru dari pihak kepolisian, hingga sore ini jumlah korban akibat aksi bom bunuh diri itu bertambah menjadi 20 orang.

Para korban yang merupakan jemaat dan petugas keamanan gereja itu mengalami luka berat dan ringan. Saat ini para korban tengan dirawat intensif di sejumlah rumah sakit di Kota Makassar.

Selain korban luka-luka, ada dua orang yang dilaporkan tewas. Keduanya diduga merupakan pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Taat Ujianto