Netral English Netral Mandarin
22:33wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
BOR Covid-19 di Jakarta Semakin Landai

Jumat, 24-September-2021 19:30

Ketersediaan bed occupancy rate
Foto : Istimewa
Ketersediaan bed occupancy rate
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) isolasi untuk pasien Covid-19 dan ICU di Jakarta makin rendah. Dari yang awalnya menembus di atas 90 persen dari yang disediakan pemerintah, kini keterpakaiannya di kisaran sembilan persen dan 20 persen.

“Dari 6.081 tempat tidur, BOR nya 534 unit, sedangkan ICU dari 1.129 tempat tidur yang terpakai 221,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI pada Jumat (24/9/2021).

Menurut dia, rendahnya tingkat BOR di Jakarta seiring dengan penurunan kasus aktif di Jakarta. Hingga Kamis (23/9/2021), kasus aktif di Jakarta mencapai 2.192 orang. Mereka ada yang dirawat di rumah sakit dan ada juga yang menjalani isolasi mandiri atau isolasi di fasilitas yang disediakan pemerintah.

Ariza bilang, penurunan kasus ini juga berkat program vaksinasi yang dikeluarkan pemerintah pusat sejak 13 Januari 2021 lalu. Berdasarkan data yang dia punya, vaksin dosis pertama di Jakarta mencapai 10.308.092 orang, sedangkan dosis kedua 7.515.085, sehingga total vaksin yang disuntikkan 17.823.177 dosis.

Mereka yang divaksin Covd-19 seluruhnya berusia dari 12 tahun ke atas. Dalam kesempatan itu, Ariza juga memastikan tidak ada kendala dalam program vaksinasi di kalangan lansia, meski Kementerian Kesehatan RI menyebut baru 25 persen lansia yang divaksin.

“Sejauh ini nggak ada ada masalah, lansia kan biasanya cuma komorbid. Jadi, umumnya lansia itu kan belum bisa divaksin karena komorbid,” ujar Ariza.

Meski kasus penyebaran Covid-19 kian melandai di Jakarta, Ariza tetap berpesan kepada wargnya untuk waspada. Terlebih diinformasikan ada virus Covid-19 varian baru lagi yang bisa mengancam keselamatan masyarakat.

“Tempat terbaik adalah di rumah, laksanakan prokes bila keluar rumah dengan penuh tanggung jawab,” ujar Ariza mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani