Netral English Netral Mandarin
00:03 wib
Polisi akan mengumumkan hasil gelar perkara kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam acara yang dihadiri oleh selebriti Raffi Ahmad pada Kamis (21/1). Komisi III DPR menyetujui penunjukan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri, setelah mendengarkan pendapat fraksi-fraksi dalam rapat internal Komisi III DPR.
Diteken Wamen BUMN, Bos Mandiri Jadi Dirut Holding Bank Syariah 'Pelat Merah'

Rabu, 16-December-2020 20:42

Penandatanganan Akta Penggabungan Merger 3 Bank Syariah dilakukan oleh seluruh perwakilan bank peserta penggabungan usaha
Foto : Istimewa
Penandatanganan Akta Penggabungan Merger 3 Bank Syariah dilakukan oleh seluruh perwakilan bank peserta penggabungan usaha
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -Proses penggabungan usaha PT Bank BRIsyariah Tbk. (BRIS), PT Bank Syariah Mandiri (BSM) dan PT Bank BNI Syariah (BNIS) terus berjalan. Saat ini proses merger telah sampai pada tahap penandatanganan Akta Penggabungan, setelah masing-masing bank yang akan bergabung mendapat restu dari para pemegang saham melalui forum RUPSLB untuk menuntaskan merger.

Penandatanganan Akta Penggabungan Merger 3 Bank Syariah dilakukan oleh seluruh perwakilan bank peserta penggabungan usaha yakni Direktur Utama Bank BRISyariah Ngatari, Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Hery Gunardi, dan Direktur Utama Bank BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo, Rabu (16/12). Proses ini juga disaksikan oleh Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo dan perwakilan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., dan 
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 

Akta Penggabungan turut memuat susunan kepengurusan bank hasil merger yang terdiri dari 10 
Direksi. Kepengurusan ini telah ditetapkan dalam RUPSLB BRIsyariah Selasa (15/2) lalu, dan akan 
mulai efektif bekerja setelah menjalani proses penilaian oleh OJK.



Ditempat sama, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, penandatanganan Akta Penggabungan menunjukkan bahwa merger usaha tiga bank syariah terus berjalan sesuai jadwal. Dia juga menegaskan, proses merger yang berlangsung sesuai dengan visi Pemerintah untuk menciptakan ekosistem syariah yang lebih mapan dan besar di Indonesia, sehingga dapat bermanfaat luas bagi 
masyarakat. Karena itu, Kementerian BUMN mendukung penuh proses penggabungan usaha ini

“Bank hasil merger diharap memiliki produk dan SDM yang kompetitif untuk menjawab kebutuhan pasar nasional serta global. Proses ini bisa berjalan berkat kerja keras semua pihak demi perkembangan ekonomi syariah yang lebih baik lagi. Saya juga percaya struktur dan susunan 
kepengurusan yang sudah ditetapkan telah mencerminkan kebutuhan PT Bank Syariah Indonesia 
Tbk. Demi memastikan proses integrasi berjalan baik serta mulus, kita butuh profesional berpengalaman yang mengerti luar-dalam kondisi dari ketiga bank untuk mengawalnya,” ujar Tiko.

Hery Gunardi, Ketua Project Management Office Integrasi dan Peningkatan Nilai Bank Syariah 
BUMN serta Direktur Utama Bank Syariah Mandiri menambahkan, pasca proses penggabungan tuntas Bank Syariah Indonesia harus bisa segera bergerak demi mewujudkan visi menjadi salah satu bank syariah terdepan di Indonesia dan dunia.

Susunan manajemen Bank Hasil Penggabungan sesuai kesepakatan dalam RUPSLB BRIsyariah 
adalah sebagai berikut:
DEWAN KOMISARIS
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen : Mulya E Siregar
Komisaris : Suyanto
Komisaris : Masduki Baidlowi
Komisaris : Imam Budi Sarjito
Komisaris : Sutanto
Komisaris Independen : Bangun S. Kusmulyono

Komisaris Independen : M. Arief Rosyid Hasan

Komisaris Independen : Komaruddin Hidayat

Komisaris Independen : Eko Suwardi

DEWAN PENGAWAS SYARIAH

Ketua Dewan Pengawas Syariah : Mohamad Hidayat

Anggota Dewan Pengawas Syariah : Oni Syahroni

Anggota Dewan Pengawas Syariah : Hasanudin

Anggota Dewan Pengawas Syariah : Didin Hafidhuddin

DIREKSI

Direktur Utama : Hery Gunardi

Wakil Direktur Utama 1 : Ngatari

Wakil Direktur Utama 2 : Abdullah Firman Wibowo

Direktur Wholesale & Transaction
Banking : Kusman Yandi

Direktur Retail Banking : Kokok Alun Akbar

Direktur Sales & Distribution : Anton Sukarna

Direktur Information Technology : Achmad Syafii Direktur Risk

Management : Tiwul Widyastuti Direktur 

Compliance & Human Capital : Tribuana Tunggadewi

Direktur Finance & Strategy : Ade Cahyo Nugroho

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati