Netral English Netral Mandarin
21:24wib
Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (PP) Arif Rahman mengatakan pihaknya tidak pernah didatangi oleh Kapolda atau Kapolres yang baru dilantik di daerah. Baca artikel CNN In Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Ahmad Riza Patria memastikan tidak akan menghadiri kegiatan Reuni 212.
Bosan Dengan Makanan Yang biasa? Inilah 5 Makanan Ekstrim Di Indonesia, Tertarik Mencoba?

Sabtu, 23-Oktober-2021 22:40

Makan ulat sagu.
Foto : ien-diary.com
Makan ulat sagu.
22

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Di Indonesia memang terdapat berbagai jenis makanan. Mulai dari varian yang biasa hingga sampai varian yang ekstrem.

Makanan yang terbuat dari bahan yang tak lazim ini tentunya banyak menarik para pecinta kuliner untuk mencobanya.

Tentunya makanan ekstrem ini tidak lepas dari budaya dan tradisi Indonesia. Bahkan makanan-makanan tersebut termasuk ke dalam makanan khas yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. 

Tidak hanya unik makanan ekstrem ini juga dipercaya memliki khasiat bagi kesehatan. Dikutip dari laman orami.co.id, berikut beberapa makanan ekstrem yang tersebar di Indonesia.

1.Belalang Goreng Belalang goreng merupakan salah satu makanan ekstrem yang berasal dari Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Makanan ini sudah dikonsumsi oleh masyarakat sekitar sejak lama.Rasanya yang renyah dan gurih menjadi alasan makanan ekstrem ini digemari di semua kalangan. Hal ini dibuktikan dari banyaknya belalang goreng kemasan yang dijual di Gunungkidul, Yogyakarta.Kendati demikian, tidak baik mengonsumsi belalang secara berlebihan karena kandungan protein tinggi pada belalang kerap menyebabkan alergi gatal-gatal.

2.Paniki Paniki merupakan olahan kelelawar pemakan buah yang dimasak dengan santan. Makanan ekstrem ini berasal dari Minahasa.Umumnya tubuh kelelawar pemakan buah lebih besar daripada kelelawar biasanya. Oleh karena itu kelelawar jenis ini dipilih agar penyantap lebih puas dalam menikmati sup paniki. Biasanya kelelawar ajan dibakar terlebih dahulu untuk dihilangkan bulunya. Lalu dimasak dengan santan dan bumbu seperti bawang merah, bawah putih, cabai, serai, dan lainnya.Bukan hanya di Minahasa, wilayah Indonesia lainnya yang memanfaatkan protein kelelawar adalah daerah Gunung Kidul di Yogyakarta, beberapa daerah di Kepulauan Maluku dan Kalimantan.

3.Tikus BakarMasih dari Minahasa, terdapat makanan ekstrem lainnya yaitu tikus bakar. Bagi masyarakat Minahasa, kelezatan tikus bakar ini konon sangat disukai orang bahkan mengalahkan popularitas daging sapi.Tetapi tentunya tikus yang dikonsumsi bukanlah tikus yang got yang kotor melainkan tikus hutan yang tidak terpapar kotoran manusia dan sampah.

4. Ulat SaguMakanan ekstrem yang satu ini merupakan makanan khas suku Kamoro, Papua. Warga setempat biasa mengambil ulat sagu dari pohon-pohon sagu di hutan rimba.Untuk menemukan ulat sagu bukanlah dari pohon yang masih hidup dan berdiri tegak melainkan dari pohon yang sudah ditebang atau mati. Pohon sagu yang ditebang atau sudah mati itu didiamkan selama beberapa hari, disaat itulah mulai bermunculan ulat sagu. Diujung tubuhnya terdapat tanda merah sebagai kepala.Biasanya ulat sagu dikonsumsi langsung secara mentah-mentah sebagai jamu dan obat kuat. Namun jika, kamu merasa jijik dan tetap ingin mencoba ulat sagu bisa dimasak terlebih dahulu sebelum dimakan. Makanan ini mengandung banyak gizi khususnya protein pada tubuh.

5.Sate BiawakLumrahnya sate menggunakan daging ayam, kambing, sapi ataupun kelinci sebagai bahan dasarnya. Namun berbeda dengan sate yang berasal dari salah satu wilayah di Jawa Timur ini. Sate biawak ini merupakan makanan sehari-hari dan dianggap sebagai obat alternatif.Menurut ceritanya daging biawak dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit parah, salah satunya yaitu untuk menyembuhkan kulit gatal-gatal, kutu air, kulit pecah-pecah, serta alergi.Itulah beberapa makanan ekstrem yang terdapat di berbagai wilayah Indonesia. Bagaimana? Kamu tertarik untuk mencobanya?

Reporter : Kalingga Murda
Editor : Irawan HP

Berita Terkait

Berita Rekomendasi