3
Netral English Netral Mandarin
11:17 wib
Partai Demokrat memecat sejumlah kader yang dianggap terlibat dan mendukung gerakan pengambilalihan kepemimpinan partai atau kudeta. Pertumbuhan jumlah orang kaya raya atau crazy rich di Indonesia diproyeksi bakal melampaui China seiring dengan proses distribusi vaksin Covid-19 dilakukan.
BPK Penabur Jakarta Gelar Talkshow: Mengapa Sekolah ‘Masih’ Online?

Sabtu, 30-January-2021 14:03

Talkshow dipandu oleh Sylvian Chrisyan, Kepala SMAK 1 PENABUR Jakarta.
Foto : YouTube Channel BPK PENABUR Jakarta
Talkshow dipandu oleh Sylvian Chrisyan, Kepala SMAK 1 PENABUR Jakarta.
1

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Pemerintah Indonesia mulai melakukan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat sejak pertengahan Januari lalu. Vaksinasi bertujuan untuk menekan penyebaran pandemi Covid-19 dan agar masyarakat dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru.

Namun, meskipun vaksinasi sudah berjalan pembelajaran di sekolah masih berlangsung online, seperti di BPK PENABUR Jakarta yang pada semester genap tetap melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Hal ini berkaitan dengan keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“BPK PENABUR Jakarta selalu mengikuti aturan dan keputusan pemerintah. Mengenai apakah kedepannya akan tetap menjalankan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau blanded learning kami akan memantau dan mengikuti Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yang ada.” ujar Ir. Antono Yuwono, Ketua BPK PENABUR Jakarta memberikan kata sambutan pada talkshow : “Mengapa Sekolah ‘Masih’ Online?” pada Sabtu (30/01/2021). 

Talkshow ini tayang secara langsung via Zoom dan YouTube Channel BPK PENABUR Jakarta pada Sabtu Pukul 10.00-12.00 WIB serta dipandu oleh Sylvian Chrisyan, Kepala SMAK 1 PENABUR Jakarta.

Talkshow menghadirkan narasumber yang memberikan pemahaman utuh kepada orang tua peserta didik di Indonesia mengenai alasan mengapa pembelajaran di sekolah masih berlangsung online.

Pada aspek kesehatan, dr. Siti Tarmizi, juru bicara program vaksinasi Covid-19 serta Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Direkotran Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memberikan penjelasan mengenai penyebaran pandemi Covid-19 di wilayah jabodetabek, bahayanya, dan sekaligus memotivasi agar masyarakat tetap menjaga kesehatan keluarga selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Ia juga menjelaskan kaitan antara vaksinasi dengan pembelajaran online.

Penjelasan tersebut diperlengkapi oleh Jumeri, Direktur Jendral Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) yang memberikan pemahaman akan pentingnya melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi anak usia dini/ pra sekolah, SD, SMP, dan SLTA selama masa pandemi Covid-19.

Pada akhir talkshow, Novita Tandry seorang psikolog anak dan remaja yang juga selebgram turut mengajak setiap orang tua peserta didik di Indonesia agar memahami kesulitan keluarga, guru, dan anak sebagai siswa selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), serta tips mendampingi anak saat belajar dari rumah.

Bagi yang belum sempat menyaksikan siaran langsung talkshow : “Mengapa Sekolah ‘Masih’ Online?” via Zoom maupun YouTube Channel BPK PENABUR Jakarta dapat mengklik link berikut ini https://youtu.be/9PI63eQgZy0.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli