Netral English Netral Mandarin
01:15wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Buntut Pengeroyokan Petinjunya, Ini Kata Manajer Tinju DKI

Sabtu, 09-Oktober-2021 14:40

Viral kasus pengeroyokan petinju asal DKI
Foto : Istimewa
Viral kasus pengeroyokan petinju asal DKI
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Manajer Tinju DKI Hengky Silatang meminta semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan tinju PON XX/2021, Papua, menjunjung sportivitas.

Permintaan itu disampaikan menyusul terjadinya dugaan kecurangan terhadap petinju DKI Jill Mandagie yang turun di kelas 56 Kg melawan petinju NTT Lucky Mira A. Hari di GOR Cendrawasih, Kota Jayapura, yang berujung pengeroyokan terhadap petinju tersebut oleh beberapa relawan panitia tinju PON XX.

"Kita mesti tetap menjunjung tinggi sportivitas demi kemajuan tinju (di Tanah Air). Wasit mesti baik dalam memberikan penilaian," katanya melalui pesan WhatsApp, Sabtu (9/10/2021).

Untuk diketahui, pertandingan antara Jill Vs Lucky berakhir 2-3. Jill kecewa karena merasa dicurangi, dan meluapkan emosinya dengan memukul pagar area pertandingan.

Namun alih-alih mendapat simpati, dia justru dikeroyok relawan panitia tinju PON XX. Dia mendapat bogem mentah di bagian wajah dan belakang kepala.

Kepada wartawan, Jill mengaku tidak melawan karena tidak ingin membuat keributan, tapi relawan yang berjumlah lebih dari empat orang itu membabi buta, dan memburunya, sehingga petugas keamanan menggiringnya ke ruang ganti untuk diselamatkan.

Kericuhan ini makin ramai manakala penonton berhamburan dari tribun ke area pertandingan, sehingga pegugas keamanan kewalahan.

Jill beserta pelatih dan ofisial petinju DKI, juga relawan yang memukunya kemudian digelandang ke Polda Papua, sementara penonton yang berada di dalam GOR Cendrawasih diminta bertahan di dalam.

"Petinju kami mestinya menang. Penonton juga tahu. Wajar Jill kecewa dan marah, tapi malah dipukul," kata David Kasidi, pelatih tim tinju DKI Jakarta.

Ia meradang karena selain dicurangi, atletnya juga dipukul.

"Ini arena bergengsi. Kami tiga tahun mempersiapkan diri, hasilnya malah begini, siapa yang tidak kecewa," tegas David.

Jill menjelaskan alasan mengapa ia merasa dicurangi.

"Saya yakin ronde satu dan dua milik saya. Saya lebih produktif melakukan pukulan. Ronde ketiga fifty-fity," katanya.

Hengky mengatakan, kasus pemukulan terhadap Jill telah dilaporkan ke Polda Papua semalam.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani