Netral English Netral Mandarin
13:54wib
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memprediksi, puncak gelombang Covid-19 varian Omicron akan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret 202. Pemerintah mengakui kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami lonjakan akibat transmisi lokal varian Omicron dalam sepekan terakhir.
Burhanuddin Dilaporkan gegara Poligami? Netizen: Bau Bau Kayak Kasus Antasari Dulu niih

Jumat, 05-November-2021 15:12

ST Burhanuddin
Foto : Info Indonesia
ST Burhanuddin
38

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Viral gegara ST Burhanuddin dilaporkan karena memiliki istri lebih dari satu. Di akun FB mak Lambe Turah, Jumat 5 November 2021, banyak netizen heran dengan kasus tersebut. 

MLT: “Eh eh gimana gimaaaanaa????”

Joni Iskandar: “Yg tergsnggu dg jaksa agung berupaya menyerang dari semua sisi...”

Supriyadi: “Kita harus lihat dulu profil pelapornya Mak..siapa tau punya rekening gendut.”

Suryo: “Yaelahh.. Pada kepo rekeningnya gendut apa kagak... Biasanya yg gendut rekening pembantu.. Sanak sodara ato temen dekat... Yang dulu aja ada orang sederhana, rumah nylempit tapi punya ferari... Gimana yaa..??”

Mbah Bey Sidoningrat: “Bau bau kayak kasus antasari dulu niihh.. yg bnerr + bagus kerjanya... Di plintiiire teruuuss.”

Jupi Alvionella: “Kalaupun benar memang apa salah nya? Negara ini mengijinkan poligami kok, contoh aja orang Partai Keadilan Sejahtera banyak yang punya istri lebih 1.  Mungkin kalo golongan mereka ga boleh poligami kali, ngakak.”

Sebelumnya dinukil Tribunnews, Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin atau ST Burhanuddin dilaporkan telah melakukan poligami atau beristri lebih dari satu.

Dalam laporan disebutkan jika ST Burhanuddin menikah dengan PNS di lingkungan Kejaksaan Agung. Laporan itu disampaikan Direktur Eksekutif Jaga Adhyaksa, David Sitorus.

Terkait dengan dugaan poligami, David Sitorus pun telah melaporkan ST Burhanuddin kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Laporan itu didasarkan pada pemberitaan media massa yang menyebutkan Burhanuddin telah berpoligami dengan pejabat satu instansi.

“Laporannya bukan langsung dalam arti Jaksa Agung-nya. Ini laporan terkait dugaan yang bertentangan dengan peraturan pemerintah,” kata David, saat dihubungi, Kamis (4/11/2021), sebagaimana diwartakan Kompas.com.  

David menjelaskan, ada aturan yang melarang Pegawai Sipil Negara (PNS) wanita menjadi istri kedua, ketiga, atau keempat.

Kemudian, suami-istri juga dilarang bekerja dalam satu instansi pemerintah.

Berdasarkan penelusuran David dari pemberitaan yang beredar, David melaporkan dugaan seorang PNS berinisial MA yang bekerja di Kejaksaan Agung telah menjadi istri kedua ST Burhanuddin.

David menegaskan, dirinya tidak menuduh pihak manapun, namun ia ingin dugaan yang melibatkan Burhanuddin mendapat titik terang.

“Nah kita kan melihat media melakukan investigasi, kita lapor di KASN supaya dicek oleh KASN yang benar yang mana, diambil tindakan sesuai dengan hukum dan sesuai dengan sebenarnya,” tegasnya mengatakan.

David menyebut, laporannya ini diterima langsung oleh Kepala KASN, Agus Pramusinto. Secara terpisah, Agus menegaskan, pihaknya akan mengkaji laporan tersebut.

“Ya, kami terima untuk dikaji,” ucap Agus, saat dihubungi, Rabu.

Adapun, aturan soal seorang PNS wanita dilarang untuk menjadi istri kedua, ketiga, keempat dari orang lain diatur dalam Pasal 4 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 1990 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi Pegawai Sipil.

Aturan itu juga mengatur PNS yang akan beristri lebih dari seorang wajib memperoleh izin lebih dahulu dari pejabat.

Izin diajukan secara tertulis dan dicantumkan alasan lengkap yang mendasari permintaan izin tersebut.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati

Berita Terkait

Berita Rekomendasi