Netral English Netral Mandarin
15:36wib
Komut PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama mengungkap selain menghapus fasilitas kartu kredit bagi direksi, komisaris, dan manajer, juga menghapus fasilitas uang representatif. Terdakwa kasus tes usap palsu RS Ummi Bogor, Rizieq Shihab, akan membacakan duplik pagi ini di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
BW Jadi Pengacara AHY, Juga Digaji Rakyat Jakarta, Eko Kuntadhi: Kok bisa, ya Nyambi Begitu?

Rabu, 17-Maret-2021 08:20

Kolase Eko Kuntadhi dan Agus Harimurti Yudhoyono
Foto : Istimewa
Kolase Eko Kuntadhi dan Agus Harimurti Yudhoyono
28

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Eko Kuntadhi memberitakan tanggapan bernada nyinsir kepada Bambang Widjoyanto (BW) yang ditunjuk Agus Harimurti Yudhoyono sebagai pengacaranya. 

Eko mempersoalkan mengapa BW bisa nyambi menjadi pengacara sementara ia digaji warga Jakarta sebagai anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

“BW jadi pengacaranya AHY. Dia juga digaji rakyat Jakarta sebagai TGUPP. Kok bisa, ya. Digaji rakyat tapi nyambi begitu?” kata Eko, Selasa malam (16/3/21).

Sementara itu sebelumnya diberitakan, Bekas Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto (BW) blak-blakan mengungkap alasan mau terlibat menjadi kuasa hukum Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam menggugat 10 orang terkait KLB Deli Serdang.

Bambang Widjojanto mengaku merasa tergerak lantaran adanya masalah fundamental.

BW  menceritakan, ia tidak hanya datang sendiri, namun tergabung dalam tim demokrasi yang terdiri dari para lawyers profesional. Ia mengaku masuk ke dalam tim tidak hanya ditunjuk oleh AHY selaku ketum tapi juga sekjen partai.

"Kalau ditanya kepada saya apa alasannya? menurut saya, saya sama dengan masyarakat. Saya sama dengan masyarakat. Apa itu? saya merasa ada masalah fundamental yang sekarang hari ini sedang ada di dalam bangsa ini," kata BW di PN Jakarta Pusat, Jumat (12/3/2021).

BW melihat dengan adanya gerakan pengambilalihan partai ini bisa mengancam negara. Para kader terlibat menggelar KLB di Deli Serdang disebutnya telah berani mengacaukan organisasi partai.

"Apa itu? kalau hak orpol yang diakui secara sah saja bisa diobok-obok kayak begini maka kemudian sebenarnya kita, negara kita itu sedang terancam," tuturnya.

Lebih lanjut, BW mengaku merasa terhormat bisa terlibat menangani kasus kisruh Demokrat.

"Jadi itu sebabnya saya merasa terhormat dipercaya untuk menangani kasus ini karena menurut saya ini kasus yang sangat fundamental sekali," kata dia seperti dilansir Suara.com.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto