Netral English Netral Mandarin
12:18wib
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan dunia berada di jalur bencana lantaran pemanasan global yang terus berlangsung. Uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap 11 calon hakim agung usulan Komisi Yudisial (KY) di Komisi III DPR akan digelar pada pekan depan.
Cara Efektif Cegah Covid-19 dan Cara Pengobatannya yang Sudah Terbukti!

Minggu, 11-Juli-2021 16:00

Hindari makan di luar.
Foto : Prestige
Hindari makan di luar.
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Dr dr Zubairi Djoerban SpPD-KHOM ungkap cara efektif untuk mencegah seseorang dari infeksi Covid-19.

"Ya protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak, jangan keluar rumah jika tidak mendesak. Itu penting banget," ujar Prof Zubairi, dikutip dari cuitannya, Minggu (11/7/2021).

Sedangkan untuk pengobatan Covid-19, yang sudah terbukti adalah heparin prophylaxis. Untuk pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, pemberian heparin prophylaxis ini diakui amat bermanfaat. 

"Obat ini sudah banyak digunakan karena bisa mengatasi dan mencegah penggumpalan darah yang dialami sejumlah pasien Covid-19," tegas dia.

Obat yang kedua adalah dexamethasone. Obat ini bermanfaat untuk pasien Covid-19 dengan saturasi oksigen yang rendah atau yang sedang memerlukan ventilator saat rawat inap di rumah sakit. 

Penelitian Universitas Oxford juga mengungkap dexamethasone itu bisa mengurangi sepertiga kematian pasien yang menggunakan ventilator. 

Lainnya yang terbukti bermanfaat untuk pasien Covid-19 adalah dua obat yang baru-baru ini direkomendasikan WHO, yaitu tocilizumab dan sarilumab. 

Obat ini sering digunakan untuk pengobatan peradangan sendi, rheumatoid arthritis, salah satu jenis penyakit autoimun.

Ada lagi yang namanya remdesivir dan favipiravir untuk pengobatan pasien Covid-19 dengan gejala berat. 

"Untuk pasien gejala menengah ada juga yang namanya Plasma Convalescent, yang bermanfaat namun banyak syaratnya," ujar Prof Zubairi.

Pernyataan ini disampaikan Prof Zubairi menanggapi klaim bahwa Vitamin D mampu obati dan mencegah Covid-19. Menurutnya, masih sulit mengetahui apakah vitamin D bisa mencegah dan mengobati Covid-19. 

"Hasil beberapa penelitian belum konsisten. Tapi, asupan vitamin D ya tetap penting, namun bukan dalam rangka mengobati Covid-19," ujar Prof Zubairi.

Untuk meningkatkan daya tahan tubuh juga bisa dilakukan dengan cara lain. Tidak hanya konsumsi suplemen vitamin D. Seperti melakukan olahraga teratur, berhenti minum alkohol dan merokok, tidur cukup dan mengonsumsi makanan bergizi.  

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani