Netral English Netral Mandarin
11:08wib
Hingga matchday kedua Euro 2020 (Euro 2021) terdapat satu negara yang sudah dipastikan tersingkir dari ajang sepak bola antarnegara paling bergengsi di Benua Biru yaitu Makedonia Utara. Indonesia sedang didera lonjakan kasus Covid-19 di sebagian besar daerah. Peningkatan kasus ini terlihat dari keterisian tempat tidur di rumah sakit oleh pasien Covid-19.
Cara Kampung Berlomba Atasi Banjir Dapatkan Predikat Terbaik

Senin, 07-December-2020 07:00

Salah satu pemenang Kampung Berseri Astra.
Foto : Astra
Salah satu pemenang Kampung Berseri Astra.
27

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pandemi COVID-19 tidak hanya memengaruhi berbagai sektor usaha di Indonesia, tetapi juga berdampak terhadap jumlah tenaga kerja dan tingkat pengangguran terbuka di Indonesia.

Menurut data yang dipublikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2020, dari jumlah angkatan kerja di Indonesia mencapai 138,22 juta orang, sebanyak 9,77 juta orang adalah pengangguran. Jika dibandingkan dengan posisi Agustus 2019 yang mencapai 7,10 juta orang, jumlah pengangguran pada Agustus 2020 meningkat 37,61%.

“Melalui program KBA dan DSA, Astra dapat meningkatkan tenaga kerja baru lebih dari 11.000 orang, dan meningkatkan pendapatan masyarakat yang terlibat lebih dari 36%. Pencapaian tersebut merupakan kolaborasi hebat antara pemerintah, swasta, universitas, dan stakeholders lainnya, dan tak kalah penting adalah tokoh penggerak wilayah masing-masing,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah, dalam siaran persnya, Senin (7/12/2020).

Peningkatan jumlah tenaga kerja baru tersebut diharapkan dapat berkontribusi membantu mengurangi jumlah pengangguran di seluruh Indonesia.Astra melalui program kontribusi sosial berkelanjutan, yakni Kampung Berseri Astra (KBA) dan Desa Sejahtera Astra (DSA), senantiasa melakukan pengembangan masyarakat di pedesaan untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Hingga saat ini Astra telah membina 116 KBA dan 755 DSA di 34 Provinsi Indonesia.KBA merupakan suatu daerah dengan lingkungan bersih, hijau dan dihuni oleh masyarakat yang sehat, cerdas dan produktif. Hal tersebut mencerminkan empat pilar kontribusi sosial Astra berkelanjutan yakni kesehatan, pendidikan, kewirausahaan, dan lingkungan yang dapat menjadikan kampung tersebut menjadi wilayah mandiri.Pada tahun 2018, Grup Astra bersama Yayasan Astra melengkapi program KBA dengan program DSA.

Program ini lebih memfokuskan pada pengembangan ekonomi desa. Denganberupaya memberikan nilai tambah, melalui pelatihan, pendampingan, bantuan prasarana, permodalan, dan pencarian offtakerpada produk unggulan kawasan pedesaan.

KBANOVATION 2020 Bertepatan dengan Hari Kerelawanan yang jatuh pada (5/12) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (20/12) Astra menginisiasi Festival KBA & DSA secara virtual dengan tema Desa Berinovasi, Siap Majukan Indonesia.

Festival tersebut dihadiri Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Desa PDTT RI Samsul Widodo, penerima Apresiasi Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards 2020 kategori kelompok Muhammad Aria Yusuf serta Co Founder & CCPO Du Anyam Hanna Keraf.Sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi kampung, desa dan kader penggerak KBA dan DSA binaan, Astra mengumumkan KBA dan DSA terbaik di tahun ini melalui KBANNOVATION kepada tiap-tiap kategori sebagai berikut:

Pemenang Kategori KBA:1.KBA Kemuning Binaan koordinator wilayah Yogyakarta 2.KBA Kambitin Raya Binaan PT. Pamapersada NusantaraDistrik Adaro 3.KBA Pekayon Bekasi

Pemenang Kategori DSA:1.DSA Ketapan Rame, Jawa Timur 2.DSA Patok Picis, Jawa Timur 3.DSA Buru Maluku, Maluku

Pemenang Kategori Duta KBA/DSA:1.Deden Syarif Hidayat –KBA Ecovillage Cidadap Binaan Astra Honda Motor 2.Ashari Sarmedi –KBA Laliko Polewali Mandar 3.Eman Suherman –DSA Banjaran Jawa Barat

Penghargaan Kategori Khusus: Peningkatan Penjualan Tercepat dan Bertahan di Tengah Pandemi COVID-19:1. DSA Sambik Elen, Lombok Utara Penghargaan

Kategori Khusus: Inovasi Produk Unggulan Terbaik:1.DSA Purwabakti, Bogor Jawa Barat

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sulha Handayani