3
Netral English Netral Mandarin
08:31 wib
Ketua Majelis Tinggi Partai Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku merasa bersalah karena pernah memercayai dan memberikan jabatan kepada Moeldoko ketika masih menjadi presiden. Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengucapkan terima kasih setelah terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dalam kongres luar biasa (KLB) kubu kontra-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Begini Cara Memasak Rendang untuk Para Vegetarian

Sabtu, 16-January-2021 12:00

Rendang bisa diganti dengan bahan vegetarian.
Foto : Antara
Rendang bisa diganti dengan bahan vegetarian.
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Memasak rendang tentu identik dengan daging sapi. Tentu saja  bagi sebagian orang yang sudah tak lagi mengonsumsi daging atau vegetarian, akhirnya memilih tidak memakan rendang.

Beberapa bahan utama rendang adalah sumber protein, santan, sambal terasi, dan jamu, antara lain lengkuas, kunyit, jahe, bawang merah, bawang putih, dan serai.

Hidangan ini pada dasarnya melibatkan daging sapi yang direbus, bumbu rendang (yang terbuat dari campuran rempah-rempah yang membentuk pasta), dan santan bersama selama beberapa jam dengan api kecil.

Daging ayam, daging bebek, telur, dan udang adalah pengganti daging sapi yang umum dalam rendang non-vegan. Sedangkan vegan bisa menggunakan tempe, jamur tiram, nangka, dan daun singkong sebagai “dagingnya”.

Meskipun pilihan restoran untuk rendang vegan masih terbatas, ada baiknya untuk mencoba memasaknya di rumah.

Namun, Anda bisa menggantikan daging dengan berbagai bahan lainnya seperti tempe. Karena tempe (atau tempe), bungkil kedelai yang difermentasi dari Indonesia, telahmenjadi sumber protein yang sangat enak dan jauh lebih murah, ia dianggap sebagai pengganti daging dengan peringkat tertinggi.

Tempe potong dadu perlu digoreng ringan terlebih dahulu sebelum bisa dimasak untuk membuat rendang tempe.

Rendang jamur tiram adalah versi lezat lainnya dari rendang vegan. Jamur bisa diparut terlebih dahulu agar bumbu lebih mudah meresap.

Rendang cubadak, istilah bahasa Padang untuk rendang yang terbuat dari nangka mentah, juga merupakan pilihan yang menarik. Buah eksotis juga bisa digunakan sebagai "babi yang ditarik vegan".

Untuk menyiapkan hidangannya, nangka mentah perlu dipotong dadu agar lebih bertekstur dan meniru potongan daging sapi. Proses memasak serupa membuatnya siap disajikan sebagai rendang vegan lainnya.

Memasak rendang dengan menggunakan daun singkong mungkin termasuk pilihan yang paling mudah dan memakan waktu.

Chef Wongso memperkenalkan rendang ke Ramsay sebagai hidangan "favorit" masyarakat. Sajian kuliner ternama Indonesia ternyata telah menobatkan beberapa gelar bagus.

Rendang dinobatkan sebagai Makanan Terbaik dalam 50 Makanan Terbaik Dunia yang diterbitkan oleh CNN pada tahun 2017, setelah pertama kali ditampilkan di daftar teratas pada tahun 2011, menurut situs resmi Wonderful Indonesia.

"Rendang dan Nasi Goreng adalah lima makanan khas Indonesia yang tengah digalakkan Kementerian Pariwisata sebagai ikon kuliner Indonesia," kata Arief Yahya yang pernah menjadi Menteri Pariwisata periode itu.

AsalMenurut sebuah artikel yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, hidangan ini disebut "randang" oleh orang Minang, kelompok etnis yang tersebar di Pulau Sumatera dan sebagian besar di Sumatera Barat, yang merupakan rumah bagi Padang.Namanya berasal dari "marandang", istilah yang mencerminkan cara pembuatannya: dengan memasak bahan utamanya, daging sapi, dengan santan sampai kering. Dengan demikian, hidangan yang sempurna akan berwarna merah kecoklatan, coklat, atau bahkan coklat kehitaman.

“Proses pemasakan rendang merupakan cara orang Minang yang sangat sederhana (digunakan) pada masa lalu untuk mengawetkan makanannya. Pengawetannya tidak menggunakan bahan kimia, tetapi dilakukan melalui proses pemanasan berulang kali,” seperti dikutip dari artikel yang mengutip Inventarisasi Perlindungan Karya Budaya: Randang Minangkabau Warisan Leluhur yang Mendunia.

"Semakin kering rendangnya, semakin tahan lama. Kami sekarang dapat menemukan rendang di setiap restoran Padang di Indonesia, dan bahkan di restoran vegan. Itu juga bisa disiapkan di rumah. Namun, dulunya adalah hidangan khusus untuk kelas menengah ke atas, demikian dilansir Antara.

Menurut artikel kementerian yang sama, orang Minang menyajikan rendang dalam empat kesempatan berbeda. Satu, saat upacara adat; dua, sebagai "panahan ulak" untuk menjamu tamu; tiga, untuk konsumsi sehari-hari; dan keempat, sebagai hadiah untuk tamu atau makanan kemasan untuk keluarga.

 

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani