Netral English Netral Mandarin
22:37 wib
Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri akan digelar pada Rabu (20/1/2021). Polda Metro Jaya menjadwalkan pada Rabu (20/1/2021) gelar perkara terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam acara ulang tahun Ricardo Gelael yang dihadiri Raffi Ahmad.
Tips Membeli Mobil Baru, Hemat dan Tak Ganggu Keuangan Anda

Rabu, 23-December-2020 12:00

Berbagai cara membeli mobil baru.
Foto : Dyandra
Berbagai cara membeli mobil baru.
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ada sejumlah alasan mengapa seseorang akhirnya memutuskan membeli mobil secara tunai. Namun patut diakui bahwasannya, membeli tunai memang memiliki beberapa keuntungan dan kerugiannya.

Membeli mobil tunai sejatinya memang cukup menguntungkan lantaran Anda tidak akan terikat utang, dan harus menanggung beban bunga yang cukup besar.

Dilansir dari siaran pers Lifepal, Rabu. (23/12/2020), dikatakan tapi kekurangannya adalah tabungan Anda bisa terkuras dalam jumlah besar. Di samping itu, tidak ada jaminan bahwa Anda akan mendapat proteksi asuransi mobil dari dealer, lain halnya ketika Anda membelinya dengan cara kredit.



Meski demikian, ada berbagai alasan mengapa seseorang akhirnya memutuskan untuk membelinya secara tunai. Berikut adalah tips cerdas membeli mobil secara tunai dari Lifepal.co.id.1. Tentukan waktu membeliTentukanlah waktu membeli mobil jauh-jauh hari sebut saja dalam waktu minimal 6 bulan atau satu tahun sebelumnya.

Mobil merupakan aset yang harganya tidaklah murah, itu sebabnya membeli mobil tentu membutuhkan perencanaan yang baik. Membeli mobil secara tunai tanpa perencanaan waktu justru akan menguras tabungan dalam jumlah besar.

Apa jadinya ketika tabungan Anda terkuras secara tiba-tiba dalam jumlah besar? Apakah sisanya masih cukup untuk biaya makan per bulan, membayar tagihan air, listrik, internet, dan lainnya?2. Hitung harga mobil dengan metode inflasiJika Anda berniat membelinya tahun depan, maka besar kemungkinan harganya tidak lagi sama dengan di tahun ini.

Anggap saja harga mobil yang Anda ingin beli saat ini adalah Rp 200 juta. Maka berapa Rupiah harga mobil tersebut di dua tahun lagi jika asumsi kenaikan harganya mencapai 10%?

Lakukanlah perhitungan dengan menggunakan metode time value of money.

3. Pilih instrumen investasi untuk mengumpulkan dana membeli mobilKetika Anda berniat membeli mobil dua tahun ke depan yang harganya Rp 242 juta, kumpulkanlah dana Anda di instrumen investasi rendah risiko.

Dengan berinvestasi, proses pengumpulan dana yang Anda lakukan akan menjadi lebih ringan. Hal itu disebabkan karena imbal hasil beberapa produk investasi jelas melebihi bunga di tabungan bank.

Beberapa instrumen investasi yang bisa Anda pilih untuk tujuan di bawah satu tahun hingga tiga tahun adalah deposito, reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, dan surat utang negara. Bila Anda memilih reksa dana, maka Anda bisa melakukan investasi dengan metode cost averaging atau berkala.

4. Kesampingkan gengsi dalam memilih mobilPilihlah mobil sesuai dengan kebutuhan Anda. Bila Anda sudah berumah tangga dan tinggal di wilayah rawan banjir, mobil 7 seater dengan ground clearance tinggi tentu menjadi pilihan yang cerdas.

Sebagian dari kita mungkin merasa gengsi saat membeli mobil dengan merek dan desain yang tidak sesuai dengan kemauan. Namun belum tentu merek dan desain yang kita inginkan memenuhi kebutuhan kita ke depan.

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani