3
Netral English Netral Mandarin
16:11 wib
Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan korupsi Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dalam sejumlah proyek infrastruktur lainnya di Sulsel. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan program vaksinasi mandiri atau gotong royong tidak ditujukan untuk komersil.
Catat! Inilah yang Digemari Masyarakat Jerman dari Indonesia

Jumat, 29-January-2021 11:20

Kopi salah satu yang diminati Finalndia.
Foto : Coffee
Kopi salah satu yang diminati Finalndia.
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kemlu bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Berlin. Kegiatan ini  dilakukan dengan cara berupa tasting  atau uji cocok rasa untuk kopi-kopi yang digemari publik Jerman.

Sampel kopi dimaksud diuji oleh 5758 Coffee Lab dan hasilnya disusun dalam sebuah Katalog Cita Rasa.

Dengan cara itu produsen kopi Indonesia bisa mengetahui cita rasa kopi yang digemari orang Jerman. Salah satu keuntungan Indonesia adalah memiliki keaneka ragaman kopi. Apabila selera kopi mayoritas masyarakat Jerman dapat diketahui maka memudahkan eksportir mengirimkan jenis apa yang dipastikan laku di negara Eropa itu.

Langkah terobosan

Dirjen Amerika dan Eropa (Amerop) Kemlu, Ngurah Swajaya menjelaskan bahwa pengadaan acara coffee cupping dengan cara fisik dan secara paralel virtual  dengan Perwakilan RI di Jerman merupakan suatu terobosan mengingat situasi pandemi Covid-19 membutuhkan suatu kreativitas. Acara ini juga merupakan bagian dari diplomasi ekonomi Indonesia. Tidak saja dalam rangka meningkatkan kualitas ekspor kopi Indonesia namun juga dapat memenuhi keinginan konsumen di Jerman tentang kopi Indonesia.

“Meskipun konsumsi di Cafe menurun, namun di rumah dan pemukiman justru mengalami peningkatan, yaitu menjadi 75%. Oleh karena itu penyelenggaraan pencicipan rasa ini (tasting) sangat layak diterapkan dan dilakukan langsung,” tutur Ngurah, dalam siaran persnya, Jumat, (29/1/2021).  

Kegiatan yang dilakukan oleh Kemlu ini akan dilakukan secara terus-menerus dengan seluruh stakeholders yang terkait di manca negara. Yang patut digaris bawahi dalam hal ini adalah adanya kecenderungan dari beberapa negara yang ingin mengkaitkan produk pertanian unggulan Indonesia termasuk kopi dengan isu deforestation free supply chains.

Beberapa kopi telah direkomendasikan untuk dijadikan prioritas untuk diekspor, yaitu:

1. Aged Kopi Gayo

2. Kerinci proses kering (natural)

3. Jawa Barat proses kering dan proses basah giling kering.

4. Bali proses kering dan proses basah giling kering.

5. Simalungun proses basah giling kering.

6. Toraja atau Kalosi dengan proses basah giling kering.

Ketua Speciality Coffee Association of Indonesia (SCAI), Daryanto Witarsa menyambut baik langkah yang ditempuh Kemlu dalam mempromosikan kopi ke Jerman. “Kita bisa mengedukasi publik dengan melibatkan mereka untuk ikut berperan”, kata pengusaha kopi yang terpilih menjadi Ketua SCAI 2 (dua).

Daryanto juga mendukung pandangan Dirjen Amerop Kemlu Ngurah Swajaya tentang tentang podcast melalui unit diplomasi publik. Peserta dari luar negeri mempunyai followers yang besar. Indonesia dapat melakukan pembicaraan santai sambil membicarakan masalah penting lainnya sambil minum kopi Indonesia. 

Podcast adalah episode program yang tersedia di Internet. Podcast biasanya merupakan rekaman asli audio atau video, tetapi bisa juga merupakan rekaman siaran televisi atau program radio, kuliah, pertunjukan, atau acara lain.

Kegiatan diplomasi kopi ini merupakan upaya Kemlu yang akan diteruskan ke Perwakilan RI di luar negeri lainnya seperti Perwakilan RI di RRT, Perwakilan RI di Australia, Amerika Utara dan sebagainya. Kemlu akan meningkatkan kolaborasi dengan kementerian/lembaga dan para pemangku kepentingan lainnya di dalam dan di luar negeri untuk mempromosikan kopi spesialti Indonesia di niche market.

 

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani