Netral English Netral Mandarin
22:36wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Catat, MRT Jakarta Hanya Beroperasi Hingga Pukul 7 Malam pada Sabtu-Minggu Besok

Sabtu, 11-September-2021 21:54

Stasiun MRT Jakarta
Foto : Istimewa
Stasiun MRT Jakarta
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Manajemen PT MRT Jakarta (Perseroda) menerapkan kebijakan sementara dengan beroperasi hingga pukul 19.00 WIB pada Sabtu dan Minggu besok.

Kebijakan tersebut dilakukan untuk mempercepat perbaikan sistem kelistrikan, setelah kereta Ratangga mengalami gangguan operasional karena putusnya pasokan listrik pada Jumat (10/9) pukul 13.41 WIB.

"Pada 11-12 September 2021, MRT Jakarta melakukan kebijakan perubahan sementara jam operasional yang semula sampai pukul 21.30 WIB menjadi sampai pukul 19.00 WIB," kata Pelaksana Tugas (Plt) Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Ahmad Pratomo di Jakarta, Sabtu (11/9/2021).

Baca Juga :

Selain jam operasional yang dikurangi, MRT juga menetapkan jarak waktu tempuh antarkereta selama 20 menit.

Setelah dilakukan investigasi, layanan kereta Ratangga terkendala karena gangguan listrik internal yang disebabkan kerusakan kabel 20 kV yang menghubungkan Gardu Induk Taman Sambas dengan Gardu Traksi di Cipete Raya (CPR) dan Lebak Bulus (LBB).

 

Usai dilakukan penyelidikan pada seluruh jalur kelistrikan, MRT menyatakan kereta Ratangga aman untuk beroperasi melayani penumpang pada Sabtu sejak pukul 06.00 WIB.

Baca Juga :

Selain itu, MRT Jakarta memastikan bahwa perbaikan lanjutan yang diperlukan tidak akan mengganggu layanan operasional pada hari ini.

Tahap berikutnya akan dilakukan investigasi lebih lanjut terkait kondisi panel listrik untuk gardu traksi serta melakukan investigasi secara rinci dan menyeluruh pada sistem kelistrikan MRT Jakarta.

Investigasi dilakukan dengan melibatkan tim independen, termasuk PLN guna mengetahui penyebab kerusakan kabel serta langkah-langkah komprehensif yang perlu dilakukan untuk meningkatkan keandalan kelistrikan.

Reporter : Antara
Editor : Sesmawati