Netral English Netral Mandarin
06:57wib
Putri salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates yakni Jennifer Gates, sudah resmi menikah dengan pacarnya. Ia menikah dengan pria muslim dari Mesir bernama Nayel Nassar. Tim bulu tangkis putri China menjadi juara Piala Uber 2020 setelah mengalahkan Jepang pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) dini hari WIB.
Cegah Jerawat Akibat Pemakaian Masker dengan Cara Ini

Minggu, 01-Agustus-2021 00:00

Cegah Jerawat Akibat Pemakaian Masker dengan madu.
Foto : Wolipop
Cegah Jerawat Akibat Pemakaian Masker dengan madu.
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -Maskne (mask acne), jerawat yang muncul akibat pemakaian masker menjadi hal yang umum dialami selama pandemi COVID-19 ini.

Area yang lembap dan tertutup di dalam masker dikombinasikan dengan gesekan dapat menjebak kelembapan yang dihasilkan saat bernapas, berbicara, atau berkeringat.

Dilansir Antara, Sabtu, (31/7/2021), faktor-faktor itu juga dapat menyebabkan kulit menjadi iritasi. Hal tersebut kemudian dapat menyebabkan beberapa kondisi kulit yang mungkin disebut orang sebagai maskne.

Untuk mengurangi munculnya maskne, gantilah masker secara rutin, terutama jika memang sudah basah atau terasa lembap.

Selain itu, rajin mencuci wajah setelah seharian menggunakan masker atau riasan.

Menggunakan produk perawatan kulit berbahan dasar air mawar dan madu juga bisa dilakukan untuk mengurangi maskne.

Makeup artist profesional, Andi Andalusia menyebutkan air mawar disebut memiliki khasiat sebagai antioksidan dan antiperadangan. Antioksidan adalah zat yang memerangi kerusakan akibat radikal bebas, yaitu atom tidak stabil yang merusak sel-sel dalam tubuh.

Air mawar mengandung fenil etil alkohol dan tanin, yang bersifat astringen. Astringents adalah zat yang mengecilkan jaringan seperti kulit, menghasilkan efek pengencangan.

Orang menggunakan air mawar juga untuk khasiat astringents yakni untuk mengurangi kelebihan minyak, yang dapat berkontribusi pada perkembangan jerawat.

Sementara madu bisa mengurangi bakteri dan peradangan. 

Reporter : Antara
Editor : Sulha Handayani