Netral English Netral Mandarin
06:58wib
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memastikan keamanan ibu kota negara (IKN) baru akan disiapkan semaksimal mungkin. Indonesia kembali mengalami lonjakan kasus Covid-19 pada pertengahan Januari 2022.
Cegah Varian Omicron, Pemerintah RI Lakukan Ini, Netizen: Pliss Jangan Sampai Menjajah Kita

Senin, 29-November-2021 11:10

Ilustrasi wabah varian Covid-19
Foto : Koran Jakarta
Ilustrasi wabah varian Covid-19
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Untuk mencegah masuknya virus varian Covid-19 yakni Omicron, pemerintah Indonesia melakukan sejumlah langkah salah satunya menolak masuknya imigran dari sejumlah negara. 

Langkah yang dilakukan tersebut menarik perhatian publik. Di akun FB Mak Lambe Turah, banyak netizen berharap  agar varian tersebut benar-benar tidak masuk ke Indonesia.

MLT: “Wajib nih bener2 dicegahh...plissss jangan sampe varian mercon menjajah kita.”

Andriyani Verheij: "Yah gajadi balik lagi. Mudah2 an tahun depan lebih mendingan.Tapi kok lama kayanya."

Aulia Nurhayati: “Kalo asalnya dari afrika biasanya seremmm.”

Tini Jayadi: “Berharap belas kasihan Tuhannl saja utk.senantiasa dijaga dan dilindungi.”

Sebelumnya diberitakan, menyikapi dinamika munculnya varian baru COVID-19 B.1.1.529 dari luar Wilayah Indonesia, Direktorat Jenderal Imigrasi menerbitkan aturan pembatasan pelaku perjalanan internasional yang akan masuk Wilayah Indonesia.

Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arya Pradhana Anggakara (Angga) menjelaskan aturan baru ini melarang masuknya orang asing ke Wilayah Indonesia bagi yang mempunyai riwayat perjalanan mengunjungi wilayah Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, dan Nigeria dalam kurun waktu 14 hari sebelum masuk wilayah Indonesia.

"Jika ada orang asing yang pernah berkunjung ke negara-negara tersebut dalam kurun waktu 14 hari ke belakang, maka akan langsung ditolak masuk Indonesia di Tempat Pemeriksaan Imigrasi, " jelas Angga dalam siaran tertulis, Minggu (28/11/2021).

Selain itu, Ditjen Imigrasi juga menangguhkan sementara pemberian visa kunjungan dan visa tinggal terbatas bagi warga asal 8 negara tersebut

"Pembatasan masuknya orang asing serta penangguhan sementara visa bagi negara terkait mulai berlaku pada Senin, 29 November 2021," imbuhnya.

Sementara untuk orang asing selain dari negara-negara tersebut, Angga mengatakan saat ini masih berlaku aturan pembatasan sesuai Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 34 Tahun 2021 tentang Pemberian Visa dan Izin Tinggal Keimigrasian Dalam Masa Penanganan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

"Jika masyarakat membutuhkan konsultasi lebih lanjut, kamis sarankan menghubungi kami melalui livechat di www.imigrasi.go.id pada hari dan jam kerja," ujarnya.

Diketahui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (26/11) mengklasifikasi varian B.1.1.529 yang muncul di Afrika Selatan sebagai SARS-CoV-2 varian yang diwaspadai, dan menyebutkan bahwa varian itu kemungkinan lebih cepat menular dibanding varian lainnya.

"Bukti awal menunjukkan adanya peningkatan risiko infeksi berulang dan perubahan yang merugikan dalam epidemiologi COVID-19," kata WHO lewat pernyataan dikutip dari ANTARA.

Infeksi di Afrika Selatan melonjak drastis dalam beberapa pekan terakhir, bersamaan dengan temuan varian yang kini dinamai sebagai omicron, katanya.

"Varian ini mempunyai mutasi yang banyak, yang beberapa di antaranya mengkhawatirkan. Bukti awal memperlihatkan bahwa varian ini memiliki risiko infeksi berulang yang tinggi, jika dibanding dengan (varian yang diwaspadai) lainnya", kata dia seperti dilansir Idntimes.com.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli

Berita Terkait

Berita Rekomendasi