Netral English Netral Mandarin
03:16wib
Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah mengeluarkan fatwa bahwa hukum penggunaan aset kripto. Kebijakan satu harga minyak goreng dengan harga setara Rp 14.000 per liter mulai berlaku di sejumlah minimarket pada Rabu.
Kejadian Horor Viral, Dagangan Warkop Membusuk hingga Diserbu Belatung

Selasa, 05-Oktober-2021 21:17

Ilustrasi Warung Kopi
Foto : Kopiku
Ilustrasi Warung Kopi
27

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Viral cerita horor yang berkaitan dengan bisnis di linimassa Twitter. Netizen dengan nama akun @shine4uuu menceritakan kalau usaha warung kopinya disebut dibuat sepi hingga banyak belatung hadir pada warungnya.

"Jujur, ini pertama kalinya gue percaya ilmu santet. Jadi, gue punya warkop, warkop gue ini udh jalan sekitar 6bulan, awal sih gaada apa apa ya.. gaada yg aneh juga sama warkop, rame terus gaada yg namanya sepi, tapi akhir² ini agak aneh," tulisnya seperti dilansir twitternya, Jakarta, Selasa (5/10/2021).

Akun dengan nama nickname indrii itu merasa janggal dengan dagangannya tiba-tiba membusuk, padahal waktunya makanannya tak lebih dari satu hari.

"Kenapa aneh? Jadi gni kujelasin, warkop baru bgt buat bubur kacang hijau sama bubur ayam, tbtb busuk sama ayamnya juga, pdhl masak subuh tapi siang udh busuk. Trus ada laporan ktnya ada belatung bnyk bgt di warkop, gue gak percaya trus gue bilang 'ah mungkin kurang bersih," tulisnya lagi.

Akhirnya, kata dia kalau kebersihan selalu diutamakan. Namun, ia kembali syok saat  menemukan belatung dari segala penjuru warung.

"TAPIII, KALI INI GUE NEMUIN BELATUNG PAKE MATA KEPALA SNDIR, BNYK BGT GILA, MO NANGIS ini sebagian udh gue bakar, tapi masih pada hidup. Ga ngerti dtgnya drmna :') gue udh pasrah deh, makin hari makin ada aja yg dtg," katanya.

"Hmmm buat yg bilang 'ini mah ada bangke kali?' atau apa lah itu, maaf... Untuk kebersihan warkop kami org org warkop bener bener teliti, walaupun usaha kecil pun kebersihan nomor 1. Papa tiriku udh cek plafon buat mastiin ada bangkai hewan mati atau ngga, pas di cek kosong," pungkasnya.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sulha Handayani

Berita Terkait

Berita Rekomendasi