Netral English Netral Mandarin
07:44wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memutuskan hanya membuka akses enam pintu masuk kedatangan perjalanan internasional untuk WNI. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengatakan ada kemungkinan turis mancanegara bisa kembali mengunjungi Indonesia pada 2022 mendatang.
Contoh Thailand, Sandi Targetkan Sport Tourism jadi Salah Satu Andalan Pariwisata

Minggu, 04-April-2021 19:00

Sandi Targetkan Sport Tourism jadi Salah Satu Andalan Pariwisata
Foto : Kemenparekraf
Sandi Targetkan Sport Tourism jadi Salah Satu Andalan Pariwisata
59

JAKARTA, NETRALNEWS.COM –  Jika Anda jalan-jalan ke Pulau Bintan, akan terlihat berjajar lapangan golf cantik berskala internasional, hasil desain para pegolf profesional seperti Jack Nicklaus atau Greg Norman.

Maka tak heran jika Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mencanangkan golf jadi salah satu target wisata olahraga.  “Golf diharapkan jadi ajang wisata olahraga. Seperti di Thailand,  selain menjual alam, mereka juga menjual paket-paket wisata golf,” ujar Sandi di sela pembukaan Indonesian Corporate Golf Series Championship, Sabtu, (4/4/2021).

Menurutnya, selama pandemi, golf justru menjadi olahraga yang banyak dilakukan masyarakat. Melihat antusias yang tinggi, Satu Harmoni Guna Cita (SHGC) akan menggelar Indonesian Corporate Golf Series Championship di empat kota untuk memperebutkan Piala Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf).

Seri pertama akan digelar di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, 6 Juni. Seri kedua di Parahyangan Golf, Bandung, 29 Agustus. Seri ketiga di Merapi Golf, Yogyakarta, 24 Oktober. Seri terakhir Bali National Golf, Bali, 19 Desember.

Sandiaga sangat  mendukung pelaksanaan golf series ini. Dia berharap melalui kegiatan ini dapat terjalin silahturahmi ekonomi yang baik antar peserta.

“Saya harap acara ini bisa berjalan dengan baik dan sukses dengan dukungan semua pihak untuk mencapai tujuan bersama, yaitu membangun kembali pariwisata dan perekonomian Indonesia,” kata Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dua provinsi Jawa Timur dan Kepulauran Riau bahkan juga punya keinginan jadi tuan rumah series tersebut. “Kita usahakan dua tempat itu bisa masuk dalam acara yang diselenggarakan untuk membantu menghidupkan kembali sektor pariwisata melalui sport tourism,” ujar Sandiaga.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (RI), Zainudin Amali menjelaskan, “Olahraga telah menjadi salah satu sarana untuk mengundang kunjungan wisatawan dari mancanegara sekaligus sebagai pengembangan Sport Tourism. 

Event Golf juga telah dikemas sebagai industri hiburan yang memberikan tontonan yang baik untuk para wisatawan. Kesempatan ini dapat sekaligus dijadikan untuk menarik para wisatawan mancanegara yang mempunya minat terhadap olahraga golf datang ke Indonesia”.

Menurutnya, salah satu program pemerintah dalam mengembalikan kestabilan ekonomi adalah dengan menyiapkan stimulus ekonomi bagi para pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Dengan melaksanakan turnamen golf di beberapa daerah ini kami berharap dapat menstimulus kembali daya beli dan keinginan untuk berwisata. Namun di satu sisi kami tetap merasaan aman karena ketatnya protokol kesehatan yang akan diberlakukan,” kata Syarif Cicip Sutardjo selalu dewan pelindung panitia pelaksana.

Panitia pelaksana mengusung tema “Sport, Network and Business”. Dengan tema ini diharapkan para peserta dapat mengembangkan jaringan bisnisnya di antara pengusaha lokal dan perusahaan multinasional, sehingga dapat membangun kembali sektor pariwisata di Indonesia,khususnya di bidang olahraga golf. Dengan membaiknya sektor pariwisata diharapkan dapat mengembalikan daya beli masyarakat pada UMKM di daerah masing- masing.

“Kerjasama yang erat antara inventor dan investor diharapkan bisa meningkatkan nilai ekonomi dan dampak sosial di Indonesia pada masa peralihan pandemi ini. Dengan adanya golf series ini kami yakin dapat menjadi wadah yang tepat untuk memulihkan kembali serta mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia,” kata  Ketua Panitia, Irawadi D. Hanafi.

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani