Netral English Netral Mandarin
01:11wib
Putri salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates yakni Jennifer Gates, sudah resmi menikah dengan pacarnya. Ia menikah dengan pria muslim dari Mesir bernama Nayel Nassar. Tim bulu tangkis putri China menjadi juara Piala Uber 2020 setelah mengalahkan Jepang pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) dini hari WIB.
Coretan Hina JKW Disebut Mural, Coretan di Tugu Sepatu Anies Disebut Vandalisme, DS: Sesuai Ukuran Kebencian

Selasa, 21-September-2021 10:50

Aksi corat coret terkait Jokowi dan tugu sepatu
Foto : Kolase Netralnews
Aksi corat coret terkait Jokowi dan tugu sepatu
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Denny Siregar membandingkan aksi coretan di dinding terkait Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan coretan di tugu sepatu. 

“Kalo coretan di dinding yang menghina @jokowi, itu disebut mural.. Coretan yang sama di tugu sepatu @aniesbaswedan, disebut vandalisme..,” kata Denny Siregar, Selasa 21 September 2021.

“Beda nama, sesuai ukuran kebencian,” imbuhnya.

Untuk diketahui, tugu Sepatu yang keberadaanya di Stasiun BNI City, Jakarta Pusat tak berlangsung lama, Tugu Sepatu kini hilang setelah menjadi sasaran vandalisme atau perusakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Kondisi tugu saat itu memiliki ragam warna dengan didominasi oleh warna putih. Warna lain pada tugu sepatu itu ada abu-abu, kuning, cokelat, hingga hijau pada tali sepatunya.

Terlihat di bagian sisi kanan tugu sepatu ada coretan besar berwarna ungu. Di bawahnya, terlihat juga coret-coretan berwarna hitam. Namun, sisi bagian kiri tugu sepatu tidak dicoret-coret. Sabtu (18/9).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyayangkan aksi vandalisme yang terjadi di tugu sepatu Sudirman, Jakarta Pusat. Dia mengatakan tugu berbentuk sepatu itu tidak selayaknya menjadi objek vandalisme.

"Bukan tempatnya coret-coret di sana," kata.

Riza berharap Satpol PP menemukan pelaku vandalisme melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dia ingin pelaku dibina agar tidak melakukan aksi vandalisme kembali.

"Semoga pelaku bisa ditemukan melalui CCTV untuk dibina agar tidak mengulangi perbuatan itu," ujarnya.

Sedangkan Kabid Ekonomi Dinas Parekraf DKI Jakarta Helma Dahlia menjelaskan Tugu sepatu yang dipasang di tiga titik di Jakarta kini sudah diangkut.

"Sudah di-take out karena sesuai (tanggal pelaksanaan). Pelaksanaannya sampai hari Minggu, 19 September 2021," ujar Helma saat dimintai konfirmasi, Senin (20/9/2021).

Helma mengatakan pengangkutan tugu sepatu itu tidak ada kaitannya dengan aksi vandalisme pada tugu sepatu depan Stasiun BNI City, Jakarta Pusat.

"Nggak ada (sangkut paut), memang jadwal sampai hari Minggu," kata Helma.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto