Netral English Netral Mandarin
00:33 wib
Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menggugat pemerintah Indonesia membayar ganti rugi sebesar Rp56 miliar terkait penggusuran dalam proyek pembangunan Tol Depok-Antasari di Jakarta Selatan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengonfirmasi bahwa Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jadi Kapolri pada Rabu (27/1).
COVID-19 Jenis Baru Asal Inggris Terdeteksi di Meksiko

Senin, 11-January-2021 13:30

Hewan anjing sedang mendeteksi COVID-19.
Foto : BBC
Hewan anjing sedang mendeteksi COVID-19.
10

MEXICO CITY, NETRALNEWS.COM - Varian atau jenis baru dari virus corona yang pertama kali terdeteksi di Inggris telah dikonfirmasi ditemukan di Meksiko utara, kata pejabat kesehatan pada Minggu (10/1/2021).

Para pejabat kesehatan Meksiko mengatakan bahwa temuan kasus infeksi virus corona varian baru itu menambahkan lapisan baru keprihatinan pada wabah nasional yang sudah parah.

Konfirmasi dari varian baru virus corona yang sangat menular menandai pertama kalinya virus itu ditemukan di Meksiko, yang merupakan salah satu negara yang mengalami pandemi COVID-19 dengan jumlah kematian tertinggi keempat secara global.



Seorang pria Inggris berusia 56 tahun yang terbang pada 29 Desember dari Mexico City ke kota Matamoros, tepat di sebelah selatan perbatasan Amerika Serikat-Meksiko, dinyatakan positif terjangkit varian baru virus corona tersebut.

Hal itu disampaikan oleh para pejabat kesehatan negara bagian dan nasional Meksiko pada Minggu (10/1).

Pria Inggris itu tiba di ibu kota Meksiko sehari sebelumnya dalam penerbangan dari Amsterdam, kata kepala epidemiologi kementerian kesehatan Meksiko Jose Luis Alomia, pada konferensi pers reguler pemerintah.

Alomia menjelaskan bahwa setibanya di Matamoros, pria Inggris itu tidak menunjukkan gejala COVID-19, penyakit yang disebabkan oleh SARS-CoV-2. Namun, pria itu tetap dinyatakan positif setelah menjalani tes kedua pada 31 Desember.

Alomia menekankan bahwa meski varian baru virus corona telah terdeteksi di Meksiko, diyakini virus varian baru itu tidak akan beredar dalam skala yang signifikan di antara populasi.

Puluhan penumpang dalam penerbangan Mexico City-Matamoros yang sama dengan pria itu sejauh ini belum diidentifikasi, kata para pejabat, sementara sisanya 45 penumpang penerbangan semuanya dinyatakan negatif, termasuk awak pesawat.

Pria Inggris itu tetap dirawat di rumah sakit di Matamoros, dan dipasangkan ventilator pada Sabtu (9/1).

Namun, para pejabat tidak menyebutkan bahwa segala bentuk pelacakan kontak atau pengujian telah dilakukan pada para penumpang dalam penerbangan Amsterdam-Mexico City.

Varian baru virus corona yang bersifat menyebar cepat juga telah ditemukan di Afrika Selatan dan Australia. Hal itu mendorong pihak berwenang untuk mengambil tindakan yang lebih agresif untuk mencegah penularan yang lebih besar karena negara-negara di seluruh dunia masih terus berjuang untuk mengatasi pandemi virus corona. Demikian dilansir dari Antara.

Reporter : Widita Fembrian
Editor : Widita Fembrian