Netral English Netral Mandarin
13:49wib
Publik dihebohkan dengan ucapan selamat hari raya dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada umat Baha'i. Video itu jadi sorotan karena Baha'i bukan salah satu dari enam agama yang diakui negara. Menaker Ida Fauziyah menyatakan karyawan dengan gaji di atas Rp 3,5 juta tetap bisa mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 1 juta.
Covid DKI Melonjak! Anies: Pertempuran Panjang, Kita Tak Boleh Lelah karena Virusnya Tak Pernah Lelah

Senin, 14-Juni-2021 13:30

Gubernur DKI Anies Baswedan
Foto : Istimewa
Gubernur DKI Anies Baswedan
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, dalam beberapa hari ini kasus Covid-19 melonjak tinggi, kasus aktif di Jakarta minggu lalu 6 Juni 2021 adalah 11.500, dan hari ini 13 Juni menjadi 17.400 kasus.

"Dalam sepekan telah terjadi peningkatan 50%! Ini peringatan untuk semua," tulis Anies di akun Instagramnya, Minggu (13/6/2021).

Anies menjelaskan, positivity rate di Jakarta meningkat, pada pekan lalu 9%, hari ini menjadi 17%, dengan 2700 kasus baru per 13 Juni ini. Kemampuan testing di DKI Jakarta dalam sepekan ini sudah ditingkatkan dari 4x lipat standar WHO menjadi 8x lipat, itupun masih menunjukkan angka positivity rate tinggi.

Pekan lalu, lanjut Anies, tingkat keterisian rumah sakit di Jakarta 45%, per 13 Juni ini sudah terisi 75%. 1 dari 4 pasien yang dirawat di Jakarta adalah warga luar DKI. Meskipun demikian kami tidak membeda-bedakan pelayanan baik untuk warga DKI maupun luar DKI.

Menurut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu, jika peningkatan kasus Covid-19 ini tidak terkendali, maka Jakarta akan masuk fase genting.

"Ibu kota saat ini dalam kondisi yang memerlukan perhatian ekstra. Bila makin tak terkendali, kita akan masuk fase genting, dan jika sampai terjadi maka kita harus ambil langkah drastis seperti bulan September tahun lalu dan Februari lalu. Kita semua tentu tidak mau itu berulang," ungkapnya.

Karenanya, Anies meminta perlu adanya pendisiplinan secara kolektif dengan melibatkan seluruh unsur, baik itu pemerintah, aparat penegak hukum dan masyarakat.

"Untuk mencegah tak berulang maka pemerintah tidak bisa kerja sendirian, semua harus bekerja sama, warga, pemerintah dan penegak hukum. Masyarakat jalankan 3M dan pemerintah laksanakan 3T dan vaksinasi," paparnya.

Lebih lanjut, Anies mengimbau seluruh masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan. Ia menyebut, Pemprov DKI bersama penegak hukum akan terus mendisiplinkan dan lakukan penindakan, penegakan aturan protokol kesehatan PPKM di seluruh wilayah DKI Jakarta.

"Mari jalankan ini sebaik-baiknya, jalankan sepenuh hati. Perjuangan lawan Covid-19 adalah pertempuran panjang, kita tidak boleh lelah, karena virusnya tak pernah lelah," ucap Anies.

"Terima kasih dan apresiasi kepada Ibu/ Bapak yang selama ini telah kerja non stop dalam menjaga Jakarta. Selamat bertugas, kerjakan dengan sebaik-baiknya, tuntas, dan disiplin. Insyaallah ibu kota segera bisa segera terkendali dan terbebas dari Covid-19," pungkasnya.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P