Netral English Netral Mandarin
16:44wib
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritik peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pengawas keuangan negara, namun tidak ada pihak ketiga yang mengawasinya. Para ilmuwan di Afrika Selatan mendeteksi varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi. Varian ini disinyalir jadi penyebab tingginya penyebaran kasus di negara tersebut.
Covid di RI Makin Mengerikan, Jepang Angkut Warganya, Tokoh Papua: Akhirnya Semua Negara Takut Indonesia

Rabu, 14-Juli-2021 08:54

Ilustrasi penumpang pesawat di Bandara Soekarno Hatta
Foto : BBC
Ilustrasi penumpang pesawat di Bandara Soekarno Hatta
45

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemerintah Jepang akan segera angkut warganya yang berada di Indonesia mengingat kasus Covid-19 di Indonesia terus melonjak. 

Namun, di mata tokoh asal Papua, Christ Wamea malah mencuit dan menyebut negara-negara sekarang takut dengan Indonesia.

“Akhirnya semua negara takut dgn Indonesia,” kata Crist Wamea, 14 Juli 2021.

Untuk diketahui, Pemerintah Jepang menyiapkan penerbangan khusus untuk mengevakuasi warga mereka di Indonesia menyusul lonjakan kasus virus corona. Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato mengatakan hal itu disiapkan sebagai langkah antisipasi. 

"Untuk melindungi warga negara Jepang, kami telah memutuskan untuk mengambil tindakan, sehingga orang Jepang yang ingin pulang dapat kembali ke Jepang sesegera mungkin, dan sebanyak mungkin orang," kata Katsunobu Kato, Selasa (13/7) seperti dikutip dari Nikkei Asia.

Kato mengatakan beberapa warga Jepang di Indonesia akan pulang pada hari Rabu (14/7) dengan penerbangan khusus oleh maskapai Jepang, yang didukung oleh pemerintah. 

"Setelah itu, kami berencana melakukan upaya serupa dalam menanggapi permintaan dari warga Jepang," ujarnya dinukil CNN Indonesia.   

Indonesia kembali mencatat rekor tertinggi kasus baru virus corona dengan 47.899 orang pada Selasa (13/7). Dengan demikian, sejak pasien pertama diumumkan Presiden Jokowi pada 2 Maret 2020, kini total kumulatif terpapar virus corona di Indonesia sudah mencapai 2.615.529 kasus.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya telah mengatakan bahwa jumlah kasus diperkirakan akan melonjak karena peningkatan pengujian. 

Awal Juli kemarin, media Jepang melaporkan lima warga negaranya yang bermukim di Indonesia meninggal akibat infeksi Covid-19 dalam kurun waktu sepuluh hari terakhir. 

Menurut laporan kantor berita NHK, kelima warga Jepang itu meninggal antara 26 Juni hingga 5 Juli lalu. Mereka adalah pegawai perwakilan perusahaan Jepang di Indonesia, dan sudah cukup lama bermukim bahkan ada yang usianya sudah 40-an tahun. 

Dari catatan Kedutaan Jepang sejak Desember 2020, jumlah warga mereka yang bermukim di Indonesia dan meninggal akibat Covid-19, termasuk kelima orang itu, sudah mencapai sepuluh orang. 

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah, awak media telah berupaya menghubungi Juru Bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah tetapi belum ada komentar.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Wahyu Praditya P

Berita Terkait

Berita Rekomendasi