Netral English Netral Mandarin
04:43wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Curhat Anak Pertama Raditya Oloan, Sulit Terima Kenyataan Ayah Meninggal Muda

Minggu, 09-Mei-2021 16:35

Almarhum Raditya Oloan dan Artis Joana Alexandra
Foto : Viva
Almarhum Raditya Oloan dan Artis Joana Alexandra
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anak Pertama Almarhum Raditya Oloan dan Artis Joana Alexandra, Zuriel Paris Jedidiah Panggabean sulit menerima kenyataan bahwa orang yang dia cintai telah tiada. Apalagi dia menyadari bahwa usia ayah yang biasa dipanggil "daddy" masih begitu muda. 

Seperti diketahui, sang pendeta muda yang dikenal dengan panggilan Radit meninggal pada usia 36 tahun. Radit meninggal setelah mengalami badai sitokin, dan sebelumnya sempat menjalani perawatan Covid-19 hingga dinyatakan negatif.

"Sulit untuk menerima kenyataan bahwa orang yang dicintai telah tiada. Sulit untuk memahami mengapa seseorang yang setia seperti Ayah dipanggil oleh Tuhan di usia yang begitu muda," kata Zuriel dalam Bahasa Inggris, dikutip dari unggahan Instagramnya, Minggu (9/5/2021).

Lebih lanjut anak pria berkacamata itu mengaku sulit untuk tidak kecewa pada Tuhan di masa-masa sulit seperti ini. Dia akui, sangat mudah untuk merasa sedih dan ragu dengan kepergian seorang ayah. 

"Ayah saya benar di mata Tuhan dan saya: siapa yang bisa meyakinkan saya sebaliknya ??," tanya sulung dari empat bersaudara ini.

Zuriel menilai, daddy nya telah melakukan pekerjaannya dengan baik, dan dia melihat dampak yang daddy nya bawa bagi bangsa dan dirinya sendiri. Menurutnya, apabila hidup daddy nya tidak demikian, maka dia dan saudara-saudaranya pun tidak akan berada dalam situasi sejauh itu.

Zuriel yang menurunkan kemampuan seperti Radit mengatakan, ada alasan untuk bersedih dan kecewa pada Tuhan saat ini, tetapi ada alasan yang lebih besar untuk berbahagia karena daddy nya tidak mengalami rasa sakit lagi, dan daddy nya bersandar di tangan Tuhan.  

"Dia tidak bisa bersamaku secara fisik, tapi dia ada di sana untuk memberiku kekuatan dan pelukan dari atas. Sayonara, @radityaoloan," tutup dia. 

Radit sendiri diketahui lahir di Jakarta pada 7 Desember 1984. Dia menikahi Joanna pada 2007 lalu dan dikaruniai empat orang anak yakni Zuriel Paris Jedidiah Panggabean, Zeraiah Moria Phinehas Panggabean, Zoe Havilah Salajena Panggabean, dan Ziona Eden Alexandra Panggabean yang alami kondisi langka bernama campomelic dysplasia (CMD). 

Sebelum meninggal dunia, Radit, Joanna dan anak-anaknya terkecuali anak ketiganya sempat terinfeksi Covid-19. Mereka sempat bersama-sama berada dan mendapat perawatan di Wisma Atlet, Kemayoran. 

Tapi sayang, ketika semua keluarga telah dinyatakan negatif, Radit justru masih harus mendapatkan perawatan. Baru-baru ini, Joanna juga sempat menjelaskan bahwa suaminya masih di dalam ICU dan dibuat tidur karena memakai ventilator. 

Dijelaskan Joanna, kondisi Radit adalah post-covid dengan komorbid asma. Radit kemudian alami badai sitokin dan hiper inflamasi, ditambah lagi infeksi bakteri yang kuat. 

Radit juga sempat mendapatkan perawatan CVVH karena ginjalnya  kurang berfungsi dengan baik. Trombositnya juga dikatakan sempat sangat rendah. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli