Netral English Netral Mandarin
06:00wib
Menkes Singapura meminta pasien Covid-19 yang masih muda dan telah mendapatkan vaksin penuh untuk dirawat di rumah mengingat kapasitas unit gawat darurat hampir penuh. KPK menjadwalkan pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai saksi dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur, hari ini.
Daerah Silakan Bikin Kegiatan agar Pariwisata Bergairah Lagi

Rabu, 19-Mei-2021 04:00

Daerah Silakan Bikin Even agar Pariwiata Bergairah Lagi
Foto : Kemenparekraf
Daerah Silakan Bikin Even agar Pariwiata Bergairah Lagi
43

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong kepala daerah untuk dapat menghadirkan event-event yang unggul dan berkualitas, guna meningkatkan daya tarik wisata di daerah masing-masing.

“Ini adalah upaya kita bersama untuk menjadikan event-event ini nantinya bisa menjadi daya tarik wisata, menjadi penggerak ekonomi daerah, dan mampu membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sehingga, saya harap kepala daerah dapat menghadirkan event-event yang berkualitas,” ujar Menparekraf, Selasa, (18/5/2021).

Seperti diketahui, Kemenparekraf telah meluncurkan program Kharisma Event Nusantara (KEN) yang merangkum berbagai event di Indonesia mulai dari tingkat provinsi hingga tingkat kelurahan/desa.

“Seperti Lombok Barat yang sudah menjadi destinasi unggulan, akan ada event-event besar seperti Ironman, dan nanti juga ada event seperti Gili Gede Indah yang perlu coba kita koordinasikan lintas K/L,” katanya.

Pelaksanaan event tentunya harus dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan CHSE (_Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability_) yang ketat dan disiplin, oleh seluruh pihak yang terlibat, baik dari penyelenggara maupun pengunjung.

Di samping itu, Menparekraf mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi diprediksi akan meningkat antara 5–7 persen pada kuartal kedua tahun ini. Sehingga diharapkan ada geliat penciptaan lapangan kerja baru dan sub-sektor ekonomi kreatif yang nantinya akan meningkat signifikan. Untuk itu hal ini perlu diantisipasi oleh kepala daerah, agar bisa menghadirkan pelatihan dan pendampingan yang tepat.

“Kita harus gercep, geber, dan gaspol, karena kita tidak punya banyak waktu, sektor ini sudah didera oleh pandemi dan kita harus mampu menghadirkan suatu kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu,” kata Sandiaga. 

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sesmawati