Netral English Netral Mandarin
10:55 wib
Sejumlah ahli mengkritik penerapan alat deteksi Covid-19 GeNose karena masih tahap ekperimental. Belum bisa dipakai dalam pelayanan publik khususnya screening Covid-19. Polri menegaskan akan menindaklanjuti kasus rasisme yang dialami mantan komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. Diketahui, Pigai menjadi korban rasis yang dilakukan Ambroncius Nababan.
Alat Berat Dikerahkan, Danramil dan Pejabat BPBD Sumedang Ikut Jadi Korban Longsor

Minggu, 10-January-2021 11:45

Alat berat dikerahkan tangani longsor Sumedang.
Foto : BNPB
Alat berat dikerahkan tangani longsor Sumedang.
10

SUMEDANG, NETRALNEWS.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan Komandan Rayon Militer (Danramil) Cimanggung serta Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumedang tercatat menjadi korban longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengatakan dua petugas itu turut tertimbun longsor susulan saat menangani longsor pertama.

"Dari jumlah meninggal, Danramil Cimanggung Kapt Inf Setyo Pribadi dan Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang (Yedi) turut menjadi korban," kata Raditya, dalam keterangannya, Minggu (10/1/2021).



Peristiwa longsor itu terjadi pada Sabtu (9/1) sekitar pukul 15.30 WIB. Petugas gabungan turun mencari korban yang tertimbun. Namun, sekitar pukul 19.30 WIB, longsor susulan kembali terjadi ketika wilayah itu dilanda hujan.

Akibatnya jumlah korban kembali bertambah termasuk Danramil Cimanggung dan Kepala Seksi BPBD yang gugur ketika bertugas.

Sejauh ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang mencatat korban luka ada sebanyak 18 jiwa dan meninggal dunia 11 jiwa.

"Sementara ini, berdasarkan informasi dari BPBD, diperkirakan banyak orang masih tertimbun longsor susulan," ujarnya.

Untuk memudahkan pencarian, petugas gabungan menggunakan alat berat berupa ekskavator untuk memudahkan pencarian korban yang dilaporkan masih tertimbun.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung Deden Ridwansyah mengatakan hasil pencarian sementara berhasil ditemukan warga yang selamat dan korban meninggal dunia.

"Seluruh korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Sawah Dadap," katanya, seperti dilansir Antara.

Ia menyampaikan bencana longsor menimpa pemukiman rumah penduduk itu terjadi Sabtu (9/1), tim langsung bergerak untuk melakukan pencarian korban.

Hasil laporan sementara di lapangan, kata Deden, ada delapan orang yang saat ini masih dalam pencarian di sekitar lokasi longsor pertama.

Kantor Pencarian dan Pertolongan mencatat jumlah warga yang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat sebanyak tiga orang dan ditemukan meninggal dunia sebanyak 11 orang.

Mereka yang menjadi korban merupakan laki-laki dan perempuan dewasa, ada juga anak-anak.

 

 

Reporter : Irawan HP
Editor : Irawan HP