Netral English Netral Mandarin
13:15wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Dari Sosialita dengan Barang Mewah, Kini Wanda Ponika Sibuk Baksos Keliling Kampung

Sabtu, 02-Oktober-2021 09:00

eresmian desa herd immunity di kacematan Sukatani Bekasi.
Foto : Instagram Wanda Ponika
eresmian desa herd immunity di kacematan Sukatani Bekasi.
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Siapa tak kanal Wanda Ponika, pengusaha berlian yang kerap bikin pesta-pesta dihadiri kalangan sosialita.

Di akun Instagramnya, ia menulis, “ JUNGKIR BALIK HIDUPKU. Pandemi membuat hidup ku jungkir balik. Tak ada lagi party dengan gaun mewah & champagne. Selamat tinggal berbagai event yang selama belasan tahun menjadi ciri khas Wanda Ponika. Dulu event ku selalu ditungu . 2 minggu sebelum pandemi aku masih membuat pesta di Pent house hotel ternama.”

Wanda mengaku sudah 18 bulan hidupnya hanya ada di  seputar baksos covid. Sekarang tiap hari urusan vaksin, sembako , warga pinggiran yang sakit, susah makan dan tidak  punya obat. Setiap hari berbagai laporan masuk dari tim lapangan. Ia lebih memilih yang paling urgent dibantu dan langsung dieksekusi. Wanda lantas berkoordinasi dengan relawan, camat , Bupati dan para Kalpores,  Kapolsek. Hampir tiap hari zoom dengan belasan hingga puluhan Kapolsek, mendengar permasalahan vaksin di lapangan dan bersama-sama cari solusi.

“Aku bekerja kebanyakan bersama bapak2 di tempat yang panas. Aku tak tau apa kabar baju2 indahku yang terperangkap di lemari. Kalau ke lapangan aku cuma pakai jeans, tshirt dan sneakers. Ga usah blow rambut , cukup dikuncir saja. Yang penting masker rapat & hand sanitizer,” ujar Wanda

Saat menghadiri acara peresmian desa herd immunity di kacematan Sukatani Bekasi, Wanda kemudian lanjut ke acara berikutnya dan sempat  naik odong-odong  ke tempat saluran air bersih yang becek." Sepatu putih ku langsung menghitam."

Ia mengaku tak sempat dandan, jam 5 pagi bangun, sarapan dan langsung jalan. Lanjut keliling gerai vaksin,  ke warung kemanusiaan nya. ni project nya Brenda, dengan bayar Rp. 2.000 warga desa bisa makan nasi pake ayam, sayur komplit, sisanya kami subsidi.

“Hidupku jungkir balik. Dulu pekerjaan ku di dunia gemerlap. Urusan donasi memang sudah aku jalani belasan tahun, tapi belum pernah se intens ini ke lapangan. Bahagia? Sangat!.

"Wanda juga kerap mengajarkan kedua anak gadisnya untuk bisa membantu masyarakat yang memelrukannya. 

“.Jangan pernah posting “fancy stuffs” alias barang mewah di instagram. Pamer-pamer norak . Punya dikit aja sombong. Malu sama yang punya banyak tapi low profile."

“Inget ya , kalau kalian beli barang bagus atau branded, belinya karena kalian suka design & kwalitas nya bagus. Jangan pernah beli barang branded cuma karena pengen pamer. Karena ga mau kalah sama orang lain. Karena takut diomongin orang, dianggap ga mampu. Mommy masih lanjut bawel. Kalau ga suka, biarpun hits dan semua orang pada pake, tetep gak usah beli. Bodo amat apa kata orang. Jangan jadi follower yang suka ikut2an. Ciptakan kepribadian kalian,” tutur Wanda menasehati anak-anaknya.

Ia mengingatkan pada kedua anakanya agar jangan pernah banyak bicara dan  songong. “Makin sombong, orang akan makin mengukur kita. Salam hormat di depan kita, tapi di belakang diketawain. Ngeri !! Gapapa kok disangka ga mampu. Biarin aja. Yang ngeri itu kalau sok kaya, tapi hasil ngutang & maksain.”

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Wahyu Praditya P