3
Netral English Netral Mandarin
20:11 wib
Partai Demokrat memecat sejumlah kader yang dianggap terlibat dan mendukung gerakan pengambilalihan kepemimpinan partai atau kudeta. Pertumbuhan jumlah orang kaya raya atau crazy rich di Indonesia diproyeksi bakal melampaui China seiring dengan proses distribusi vaksin Covid-19 dilakukan.
Data Banjir Anies Menyesatkan, AA: Seolah Anies Lebih Baik Manangani Banjir Dibandingkan Ahok, Jokowi dan Para Gubernur Sebelumnya

Selasa, 23-Februari-2021 13:50

Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando
Foto : Istimewa
Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Publikasi data banjir yang dirilis Pemprov DKI menuai banyak kecaman. Data tentang banjir yang pernah melanda Ibu Kota dalam 20 tahun terakhir itu dianggap menyesatkan karena melanggar beberapa prinsip statistik.

Menurut pegiat media sosial Ade Armando, data tersebut sengaja dipublikasikan untuk menunjukkan kepada pubik seolah Anies Baswedan berhasil mengendalikan banjir di DKI.

“Pemprov DKI menyajikan tabel data banjir yang menyesatkan sehingga seolah Anies berhasil mengendalikan banjir di DKI.

Kualitas penanganan banjir di era Anies seolah jauh lebih keren dibandingkan di masa ahok, Jokowi dan para gubernur sebelumnya,” tulis Ade di akun Twitternya, Selasa (23/2/2021).

Ade membahas secara gamblang kecurangan dan kelicikan Anies dalam menyajikan data banjir ini lewat akun Youtube Cokro TV pada Senin (22/2/2021).

Sebelumnya, PDIP Jakarta menyoroti unggahan data banjir dalam angka Pemprov DKI Jakarta. PDIP meminta data yang ditampilkan tak sepotong-sepotong.

"Ini kan soal motif Pemprov meng-upload data banjir dari tahun ke tahun untuk apa? Informasi ke masyarakat atau yang lain?" kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono kepada wartawan, Minggu (21/2/2021).

"Kalau motifnya informasi publik, sudah seharusnya disampaikan secara lengkap, jangan sepotong-sepotong," sebutnya.

Lebih lanjut Gembong menyebut Pemprov DKI seharusnya menggunakan data banjir sebelumnya sebagai rujukan penanganan banjir saat ini. Anggota Komisi A DPRD DKI itu meminta Pemprov maksimal melakukan penanganan banjir.

"Seharusnya peristiwa banjir sebelumnya dijadikan momentum untuk melakukan perbaikan, sehingga Pemprov tidak sibuk mencari alasan pembenaran atas banjir yang terjadi saat ini, sehingga energi yang dimiliki oleh Pemprov digunakan semaksimal mungkin untuk melakukan perbaikan infrastruktur, pengentasan banjir," papar Gembong.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Nazaruli